Lestarikan Budaya hingga Panggung Cafe: Tim Angklung PKBM Al Zaytun Kian Dikenal Masyarakat
INDRAMAYU-JayaNews.com – Semangat melestarikan seni tradisional tak pernah mengenal batas ruang dan waktu. Hal itulah yang dibuktikan oleh Tim Angklung Srikandi Paguyuban Istri Peduli (PIP) PKBM Al Zaytun.
Kolaborasi hangat antara tutor, alumni, hingga warga belajar ini kembali menyedot perhatian publik saat tampil meramaikan hajatan pernikahan di Cafe Elvanos, Blok Nambo, Gantar, Indramayu, pada Rabu (16/09/2026). Penampilan di ruang kafe tersebut menjadi momen istimewa sekaligus tonggak sejarah baru, menandakan karya seni tradisi PKBM Al Zaytun makin luas diterima dan dicintai berbagai kalangan masyarakat.
Sebanyak 24 personel tampil solid membawakan empat lagu musik angklung murni serta empat lagu karaoke yang dilengkapi koreografi apik. Suasana panggung mendadak riuh penuh kehangatan saat alunan musik berpadu dengan gerakan joget bersama para personel.
Dipandu Umi Rochimah selaku Penanggung Jawab Pendidikan PIP yang tampil energik sebagai dirigen sekaligus pembawa acara, tamu undangan termasuk tuan hajat beserta keluarga terpikat untuk maju ke depan panggung, ikut berjoget, dan memberikan saweran sebagai bentuk apresiasi. Kehadiran para suami anggota tim yang turut memberikan dukungan langsung semakin menambah kehangatan suasana.
Kiprah yang terus melejit ini tidak lepas dari peran Sri Wahyuni sebagai pengontrol tim yang sigap mencari peluang panggung. Langkah ini diambil demi memperbanyak jam terbang serta mengasah mental bertanding para anggota.
Komitmen tersebut mendapat sambutan hangat dari Pembina Paguyuban sekaligus Tutor PKBM Al Zaytun, Ustadz Hartono, yang mengarahkan agar Tim Angklung PIP dipersiapkan secara matang, baik dari sisi manajemen, peralatan, maupun mental, untuk didaftarkan secara resmi ke Dinas Kebudayaan.
Arahan tersebut disambut antusias seluruh anggota. Di tengah kesibukan harian, ibu-ibu tim angklung rela meluangkan waktu untuk berlatih tanpa kenal lelah. Semangat mereka kian berkobar berkat pengawalan proaktif dari para sahabat PIP, warga belajar, hingga para tutor seperti Ustadz Khoerun dan Ustadz Basuki yang selalu setia mendampingi di setiap penampilan. Hasilnya, rasa percaya diri para personel kini tumbuh semakin mantap.
Keberadaan tim angklung ini juga membawa dampak akademis dan sosial yang nyata. Ustadzah Hasnawati, salah satu tutor yang sedang menempuh studi S2 Pendidikan Nonformal di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), bahkan mengangkat pemberdayaan ibu-ibu dalam pelestarian angklung ini sebagai topik tesisnya.
Langkah menuju legalitas di Dinas Kebudayaan ini diharapkan dapat memperluas jangkauan manfaat serta hiburan yang disajikan. Kini, daya pikat Tim Angklung PIP PKBM Al Zaytun tak hanya menghibur, tetapi juga mulai menarik minat warga sekitar yang menyatakan keinginannya untuk bergabung.**
Penulis : Sri Wahyuni, S.Pd
Editor : Ali Aminulloh
——
![]()
