Dari Syukur Menuju Lompatan Baru: PKBM Al-Zaytun Menata Langkah Pasca Predikat A (Unggul)

Dari Syukur Menuju Lompatan Baru: PKBM Al-Zaytun Menata Langkah Pasca Predikat A (Unggul)

INDRAMAYU-JAYA NEWS.COM – Sabtu, 27 Desember 2025, bukan sekadar& tanggal di penghujung tahun. Di hari itu, di ruang pertemuan PKBM Al-Zaytun menjadi saksi bagaimana rasa syukur bertemu dengan tekad untuk terus berbenah. Rapat sosialisasi kurikulum semester genap dirangkai dengan persiapan slametan atas prestasi A Unggul hasil reakreditasi 2025, sebuah momen reflektif sekaligus strategis.

Sebanyak 44 peserta hadir: para tutor, perwakilan warga belajar Paket A, B, dan C. Mereka datang bukan hanya untuk merayakan capaian, tetapi untuk memastikan prestasi itu bukan puncak yang membuat puas diri, melainkan pijakan untuk melompat lebih tinggi.

Syukur yang Tidak Berhenti pada Seremoni

Acara dibuka pukul 10.15 WIB dengan basmalah bersama. Suasana khidmat mengalir sederhana, tanpa hingar namun penuh makna. Predikat A Unggul yang diraih seluruh paket pendidikan disadari betul sebagai hasil kerja kolektif: kerja keras tutor, ketekunan warga belajar, dan sinergi manajemen.

Dalam sambutan pembuka, Hartono, S.Pd. (SekretarisbPKBM Al Zaytun) pimpinan rapat menyampaikan penghormatan dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Namun pesan utamanya tegas: pengakuan negara harus dibalas dengan peningkatan mutu yang berkelanjutan. Akreditasi bukan garis akhir, melainkan komitmen jangka panjang.

Slametan: Tradisi, Doa, dan Pendidikan Nilai

Sebagai ungkapan syukur, PKBM Al-Zaytun merencanakan slametan pada Sabtu, 3 Januari 2026 di Basement Gedung Ali Ibnu Thalib. Acara ini dirancang bukan sekadar seremoni, tetapi ruang perjumpaan lintas unsur, baik dari pendidikan, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga media.

Kehadiran para pemangku kepentingan direncanakan untuk menyatu dalam satu tujuan: menguatkan ekosistem pendidikan nonformal yang bermartabat. Kesenian warga belajar akan ditampilkan, bukan sebagai hiburan semata, melainkan sebagai ekspresi tumbuhnya kepercayaan diri dan kreativitas. Bahkan urusan konsumsi pun dikelola bersama, sebuah pelajaran tentang gotong royong yang hidup, bukan slogan.

Kurikulum sebagai Nafas Peradaban

Masuk ke inti rapat, pembahasan kurikulum semester genap menjadi titik tekan. Paket A dan C akan menggunakan Kurikulum 2013, sementara Paket B menerapkan Kurikulum Merdeka. Namun yang membuatnya khas adalah arah integrasi kurikulum: Law, Science, Technology, Art, Engineering, Mathematics, dan Spiritual (LSTEAMS).

Para tutor didorong untuk tidak sekadar mengajar mata pelajaran, tetapi menganyamnya dalam satu tarikan nafas peradaban. Pendidikan tidak boleh terfragmentasi. Ia harus relevan, kontekstual, dan membumi, selaras dengan nilai kebangsaan, keilmuan, dan spiritualitas.

Belajar untuk Hidup: Wirausaha sebagai Jalan Pemberdayaan

Bidang kewirausahaan dan pemasaran menegaskan posisinya sebagai jembatan antara ruang belajar dan realitas hidup. Pendidikan nonformal, ditegaskan, harus berani turun ke kebutuhan nyata warga belajar.

Program kewirausahaan dirancang menyeluruh: dari pengembangan, pendampingan, inkubasi usaha, pengelolaan unit usaha, pemasaran, kemitraan, hingga evaluasi. Semua itu hanya mungkin berjalan jika ada kolaborasi sejati antara tutor, warga belajar, dan para pemangku kepentingan.

Di sinilah pendidikan menemukan wajah sosialnya: belajar untuk mandiri, belajar untuk berdaya.

Dialog dan Penutup yang Menguatkan

Sesi tanya jawab berlangsung dinamis, membahas teknis pelaksanaan slametan hingga kesiapan setiap unsur. Diskusi mengalir hangat menandakan rasa memiliki yang kuat terhadap PKBM.

Acara ditutup dengan hamdalah bersama. Sederhana, namun sarat makna. Sebab di ruang itulah tergambar satu hal penting: pendidikan yang besar selalu lahir dari kerendahan hati untuk terus belajar dan memperbaiki diri.

PKBM Al-Zaytun telah meraih A Unggul. Namun yang lebih penting, ia sedang menyiapkan lompatan berikutnya, dengan syukur, visi, dan kerja bersama.***

Penulis : Khoirun
Editor : Ali Aminulloh
,——

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!