Relima Indramayu Dorong Literasi Anak Cerdas di SMP Pesantren Raudlatul Ihsan Sukagumiwang
INDRAMAYU-JAYA NEWS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Jiwa Internasional, Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Indramayu bersama SMP Pesantren Raudlatul Ihsan Sukagumiwang menggelar kegiatan inspiratif bertajuk “Literasi Anak Cerdas” pada Jumat, 10 Oktober 2025.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengajak para siswa memahami bahwa jiwa yang sehat lahir dari pikiran yang terasah dan pengetahuan yang luas. Melalui literasi, anak-anak dilatih untuk berpikir kritis, beradaptasi dengan perubahan, serta menjaga keseimbangan antara kesehatan mental dan semangat belajar.
Rangkaian kegiatan berlangsung meriah dengan berbagai aktivitas menarik seperti membaca buku bersama, sosialisasi gerakan literasi sekolah, ice breaking, bermain ceria, dan sesi tanya jawab interaktif. Seluruh siswa tampak antusias mengikuti kegiatan yang dirancang untuk menumbuhkan semangat membaca dan rasa percaya diri.
Dalam sambutannya, Darto, S.Pd., M.Si., selaku Pengawas SMP Kabupaten Indramayu, menekankan pentingnya sekolah sebagai pusat pengembangan literasi. “Sekolah harus mampu mengembangkan gerakan literasi sekolah agar siswa dapat mengenali pengetahuan yang luas. Literasi membuka jendela dunia dan membentuk cara berpikir yang lebih terbuka,” ujarnya.
Sementara itu, Sihabudin, S.H., selaku Kepala Sekolah SMP Pesantren Raudlatul Ihsan Sukagumiwang, menyampaikan komitmen kuat sekolah dalam menciptakan budaya literasi. “Kami terus berkomitmen membangun lingkungan berliterasi karena hal itu dapat meningkatkan minat belajar siswa. Ketika siswa gemar membaca, semangat belajar dan rasa ingin tahunya tumbuh secara alami,” tuturnya.
Senada dengan itu, Ahmad Khoeri, M.Pd., selaku Pengelola Perpustakaan S16 dan Relima Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Lokus Indramayu, menjelaskan peran Relima dalam mendorong budaya literasi di sekolah-sekolah. “Program Relima Masuk Sekolah merupakan upaya nyata pegiat literasi untuk mengoptimalkan eksotisme literasi. Kami ingin menghadirkan literasi yang hidup, menarik, dan dekat dengan keseharian anak-anak,” ungkapnya.
Para siswa mengaku senang dan bersemangat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Keceriaan tampak dari interaksi aktif mereka selama sesi dialog, permainan edukatif, dan kegiatan membaca bersama.
Melalui kegiatan “Literasi Anak Cerdas” ini, Relima Indramayu bersama SMP Pesantren Raudlatul Ihsan Sukagumiwang berkomitmen menjadikan literasi sebagai fondasi kesehatan jiwa dan kecerdasan anak bangsa. Literasi bukan sekadar membaca buku, tetapi juga membaca kehidupan untuk melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak, dan berjiwa sehat.**
(Wari)
—-
![]()
