Relawan Literasi Masyarakat Bersama DKM Masjid Al-Khaeron Bangun Gerakan Literasi di Perbatasan Indramayu–Cirebon
INDRAMAYU-JAYA NEWS.COM – Gerakan Literasi Remaja Masjid Al-Khaeron di perbatasan Indramayu–Cirebon kembali menggeliat dengan semangat baru. Kegiatan yang diselenggarakan pada Jumat, 10 Oktober 2025 ini menjadi bukti nyata bahwa masjid bukan hanya pusat ibadah, tetapi juga ruang pembinaan dan pengembangan kapasitas diri bagi generasi muda Islam.
Dengan dukungan penuh dari Perpustakaan S16 dan Relima Indramayu, kegiatan ini berhasil menarik antusiasme para remaja masjid untuk membaca, berdiskusi, dan menumbuhkan semangat belajar lintas bidang. Melalui program ini, para peserta diajak memahami bahwa literasi tidak hanya tentang membaca buku, tetapi juga tentang mengasah pola pikir, memperkuat karakter, serta menumbuhkan jiwa sosial yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Fiqih Sampurna, Ketua DKM Masjid Al-Khaeron, menegaskan pentingnya lingkungan positif bagi perkembangan remaja: “Remaja Indramayu-Cirebon harus berada pada lingkungan yang dapat mengembangkan minat, bakat, dan kapasitas diri secara unggul agar dapat bersaing di masa depan dengan SDM dari segala penjuru Nusantara,” ujarnya dengan tegas.
Sementara itu, dalam khutbahnya, Khotib Ustadz Yasin Ismail menyoroti pentingnya peran pemuda sebagai penggerak masa depan bangsa. “Pemuda masa depan adalah mereka yang mampu beradaptasi dan dapat membaca kebutuhan zaman untuk diwujudkan dalam segala gerak sosial yang produktif. Karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk sesama,” tuturnya.
Di sisi lain, Ahmad Khoeri, Pengelola Perpustakaan S16 dan Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Perpusnas RI Lokus Indramayu, menyampaikan pandangannya tentang pentingnya literasi holistik bagi remaja masjid. “Remaja masjid tidak hanya berkutat pada ilmu keagamaan saja, tetapi juga perlu mempelajari ilmu lain yang dapat mengasah kemampuan diri agar lebih berkembang dan produktif. Suasana membaca seperti ini sangat menyenangkan dan membuktikan bahwa membaca bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja,” ungkapnya.
Kegiatan literasi ini mengusung tema “Remaja Sehat Jiwa Raga, Indonesia Maju”, dengan semangat “Baca, Berpikir, Beramal.” Harapannya, gerakan ini dapat menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lain di seluruh Indonesia untuk terus menghidupkan budaya literasi dan menjadikan masjid sebagai pusat peradaban, tempat tumbuhnya generasi muda Islam yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing tinggi.**
(Wari)
—–
![]()
