Dorong Pembelajaran Bilingual, Tim Dosen PGSD UNNES Gelar Pelatihan Bahasa Inggris untuk Guru SDN Tugurejo 01 Semarang

SEMARANG-JAYANEWS.COM – Guna meningkatkan mutu pendidikan dasar yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tim dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar program pengabdian kepada masyarakat di SD Negeri Tugurejo 01 Kota Semarang.

Kegiatan bertajuk “Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris Guru-Guru SD Negeri Tugurejo 01 Kota Semarang dalam Pengajaran Bilingual di Kelas” ini dilaksanakan secara intensif selama 4 bulan, Juni hingga September 2026.

Hal itu dikatakan Arif Widagdo, S.Pd., M.Pd, kepada Jayanews.com, Jumat 23 Oktober 2026.

Lanjutnya, program yang dikemas dalam pelatihan interaktif ini bertujuan mengasah keterampilan dan menumbuhkan rasa percaya diri para guru dalam menerapkan konsep pengajaran dwibahasa (bilingual) di ruang kelas. Penguasaan bahasa Inggris bagi pendidik SD menjadi modal krusial untuk membiasakan siswa berinteraksi dengan bahasa internasional sejak dini.

Rangkaian acara diawali pembukaan resmi oleh Kepala SD Negeri Tugurejo 01, Nur Rakhmat, S.Pd., M.Pd. Ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada civitas akademika UNNES atas kontribusi nyata dalam memajukan kompetensi tenaga pendidik.

“Kami sangat bersyukur atas pelatihan ini. Penguasaan instruksi bahasa Inggris yang tepat tidak hanya memperluas wawasan guru, tetapi juga mampu menciptakan suasana belajar yang lebih segar, dinamis, dan menyenangkan bagi anak-anak,” ujar Nur Rakhmat.

Pelatihan dipimpin langsung oleh Arif Widagdo, S.Pd., M.Pd. selaku ketua tim pengabdian. Ia didampingi tim akademisi UNNES yang beranggotakan Drs. Yuli Witanto, M.Pd., Dr. Sri Sulistyorini, M.Pd., Dr. Putri Yanuarita, M.Sn., Suneni, S.Ak., serta Abtadi Tris Hamdani, M.Pd.

Selama pelatihan, para guru tidak hanya diberi pemahaman teoretis, tetapi diajak terlibat aktif dalam praktik langsung. Materi mencakup penggunaan kosa kata instruksional harian (classroom language), teknik pengelolaan kelas berbasis bilingual, penyusunan media dan perangkat pembelajaran interaktif, hingga simulasi mengajar (microteaching) disertai diskusi dan umpan balik langsung.

Arif Widagdo menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud nyata Tridharma Perguruan Tinggi dalam mendampingi sekolah mitra memecahkan masalah pembelajaran di lapangan.

Ia berharap keterampilan yang didapat para guru dapat dipraktikkan secara konsisten dalam kegiatan belajar-mengajar sehari-hari.

Seluruh peserta menunjukkan antusiasme tinggi hingga penutupan. Para guru mengaku makin percaya diri menyelipkan instruksi bahasa Inggris saat mengajar. Sinergi UNNES dan SDN Tugurejo 01 ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengajaran bilingual dan mencetak generasi siap menghadapi tantangan global.

Penulis : Nur Fateah
Editor : Nuryaji
——

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!