PKBM Al Zaytun Konsisten Membangun Kualitas Pendidikan Dengan Mengikuti TKA
Oleh :
*Giarto, S. Pd (Tutor) *Dr. Ali Aminulloh, M. PD. I. Me (Kepala PKBM)
Pendidikan adalah janji masa depan, dan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)Al-Zaytun, janji itu kembali ditegaskan. Sebanyak 18 Warga Belajar dengan penuh semangat mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA) selama dua hari, pada Sabtu dan Ahad, 8-9 November 2025. Bertempat di lantai 2 Gedung Utsman Al Zaytun, acara ini bukan sekadar ujian, melainkan sebuah penanda komitmen untuk meraih kualitas setara dan membuka gerbang peluang ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
TKA: Bukan Sekadar Ujian, Tapi Reformasi Penilaian
Apa sebenarnya TKA itu? TKA merupakan asesmen standar yang dirancang untuk mengukur capaian akademik secara objektif. Lebih dari sekadar menggantikan Ujian Nasional (UN) yang telah dihapus, TKA berfokus pada kemampuan berpikir kritis dan pemahaman konsep, meninggalkan gaya belajar yang hanya mengandalkan hafalan materi.
TKA menguji empat mata pelajaran inti—Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris—ditambah dengan dua mata pelajaran pilihan: Ekonomi dan PPKn. Meskipun tidak bersifat wajib, hasil TKA memiliki bobot penting. Nilainya dapat menjadi indikator seleksi untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya, seperti melalui jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi), sekaligus berfungsi sebagai alat untuk menyetarakan hasil belajar antara jalur pendidikan formal, nonformal, dan informal. Inilah bukti nyata bahwa pendidikan kesetaraan memiliki kualitas yang setara dan berdaya saing.

Dua Hari Penuh Fokus di Gedung Utsman
Pelaksanaan TKA di PKBM Zaytun berjalan dengan lancar dan sukses, berkat koordinasi apik dari tim pelaksana. Seluruh proses diawasi ketat oleh Pengawas silang dari PKBM Wiyatamandala Gantar, Bapak Syarifudin, didukung oleh Proktor, Bapak Arie Alamsyah, S.Si. MP; Teknisi, Bapak Jalaluddin, S.Ag.; dan Operator, Bapak Abdul Karim, S.Mn., M.Pd. Kehadiran Direktur PKBM, Dr. Ali Aminulloh, M.Pd., M.E., beserta para Tutor, menjadi suntikan semangat dan dukungan moral yang tak ternilai.
Hari Pertama dimulai pukul 07.00 WIB dengan agenda khidmat: menyanyikan lagu Indonesia Raya dan membaca Sapta Janji Darmabakti. Setelah arahan dari Kepala PKBM, 18 Warga Belajar langsung berhadapan dengan soal-soal Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris hingga pukul 10.00 WIB.
Hari Kedua tak kalah serius. Dimulai dengan agenda pembukaan yang serupa, para peserta kemudian menyelesaikan tantangan di mata pelajaran pilihan, PPKn dan Ekonomi, hingga pukul 09.20 WIB. Keseluruhan proses menunjukkan keseriusan dan fokus yang luar biasa dari para Warga Belajar, sebuah cerminan dari tekad mereka dalam meraih pendidikan terbaik.
Pesan Mendalam: Meraih Setara, Melampaui Batas
Tes Kompetensi Akademik di PKBM Al Zaytun ini telah sukses terlaksana, menjadi momentum emas bagi para Warga Belajar PKBM Zaytun. Keberhasilan ini adalah hasil kolaborasi, dedikasi, dan semangat pantang menyerah dari setiap individu yang terlibat, mulai dari pimpinan, tutor, hingga para Warga Belajar itu sendiri.
Pesan Inspiratif:
Pendidikan kesetaraan bukan tentang mengejar ketertinggalan, melainkan tentang menyalakan kembali impian yang sempat tertunda dan membuktikan bahwa kualitas tidak mengenal batas dinding. Melalui TKA ini, Anda telah menunjukkan bahwa tekad dan usaha keras selalu membuahkan hasil yang setara, bahkan lebih. Ingatlah, hasil dari tes ini adalah peta, bukan takdir. Teruslah belajar, teruslah berkarya, karena setiap lembar ijazah yang Anda raih adalah kunci untuk membuka pintu kesempatan yang tak terbatas. Jadilah inspirasi bahwa kesempatan kedua dalam belajar selalu tersedia bagi jiwa-jiwa yang gigih.**
Indramayu, Indonesia, 9 November 2025
—–
![]()
