Literasi Anak Madrasah: Santri Darul Muqomah Tunjukkan Kepedulian pada Pentingnya Membaca
INDRAMAYU-JAYA NEWS.COM – Memperingati Hari Literasi Internasional 2025, Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula (MDTU) Darul Muqomah Blok Karang Tengah, Desa Leuwigede, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, menggelar kegiatan “Literasi Anak Madrasah” pada Jumat (19/09/2025). Acara ini diisi dengan mendongeng dan sosialisasi literasi yang bertujuan menanamkan kebiasaan membaca sebagai bagian penting dalam menyiapkan masa depan generasi muda.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama Yayasan Darul Muqomah, Perpustakaan S16, dan Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa kesadaran literasi tidak hanya tumbuh di sekolah umum, tetapi juga di lingkungan madrasah.
Kepala MDTU Darul Muqomah, Casyanto, S.Pd., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut. “Kami bersyukur bisa dikunjungi gerakan literasi dalam perayaan Hari Literasi Internasional. Harapan saya, para santri dapat pengalaman dan pengetahuan baru dari kegiatan ini,” ujarnya.
Guru madrasah, Lisa Rosaliana, turut memberikan apresiasi. “Acara seperti ini sangat baik dan patut dijalin kerja sama secara berkelanjutan agar dapat terus meningkatkan minat baca santri,” katanya.
Dari pihak Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Indramayu sekaligus pengelola Perpustakaan S16, Ahmad Khoeri, menegaskan pentingnya membiasakan membaca sebagai pintu ilmu pengetahuan. “Menyampaikan kebiasaan baik seperti membaca itu sangat penting, apalagi membaca adalah kewajiban dalam membuka ilmu pengetahuan yang lebih luas,” ungkapnya.
Keceriaan juga terpancar dari para santri. Erlin Anora Calista, salah satu santri peserta kegiatan, mengaku antusias. “Saya senang bisa membaca bersama teman-teman dan ceria menyambut kedatangan ruang baca seperti ini,” tuturnya penuh semangat.
Senada, santri lainnya, Eka Ramdani, mengajak teman-teman untuk terus rajin membaca dan mengaji. “Santri harus berdikari dengan rajin mengaji dan membaca ilmu pengetahuan serta teknologi,” katanya.
Melalui Literasi Anak Madrasah, MDTU Darul Muqomah menegaskan bahwa budaya membaca merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi santri yang tidak hanya religius, tetapi juga cerdas, kritis, dan siap menghadapi perkembangan zaman.*
Wari
—-
![]()
