Peningkatan Kompetensi Potensi Profesi dan Ekonomi Kreatif bagi Para Guru di Klaten Harus Terus Berjenjang Berkelanjutan


Peningkatan Kompetensi Potensi Profesi dan Ekonomi Kreatif bagi Para Guru di Klaten Harus Terus Berjenjang Berkelanjutan


Tim Pengabdi Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Peningkatan Kompetensi Potensi Profesi dan Ekonomi Kreatif bagi Para Guru di Kabupaten Klaten melalui Pelatihan TikTok”. Kegiatan yang diketuai Dr. Prembayun Miji Lestari, M.Hum. ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 5 Agustus 2025, pukul 10.00 – 13.00 WIB di Aula SDIT Permata Bangsa Jatinom Klaten. Dosen dan mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini yakni, Retno Purnama Irawati S.S., M.A; Muhammad Dzulfikar Al Faruq; dan Indira Duaty. Anggota tim tersebut juga membantu dalam mempersiapkan materi pelatihan dan melaksanakan kegiatan pelatihan di mitra kerjasama.

Sasaran kegiatan ini adalah semua guru, tenaga kependidikan SDIT Permata Bangsa dan TKIT Permata Ceria Jatinom Klaten. Melalui pelatihan TikTok, tim pengabdi FBS UNNES bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan potensi profesi guru dalam memanfaatkan media sosial untuk kepentingan pendidikan dan ekonomi kreatif. Secara lebih lanjut tujuan kegiatan ini guna meningkatkan kemampuan guru dalam menggunakan teknologi digital untuk kepentingan pendidikan, membuat konten edukatif yang menarik dan interaktif, serta memanfaatkan media sosial untuk kepentingan pendidikan dan ekonomi kreatif. Tujuan tersebut selaras dengan SDGs (Sustainable Development Goals) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang disepakati oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Setidaknya terkait dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Klaten melalui pemanfaatan teknologi digital; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi –

Kegiatan ini dapat membantu meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan media sosial untuk kepentingan ekonomi kreatif, dan SDG 9: Infrastruktur, Industri, dan Inovasi – Kegiatan ini dapat membantu meningkatkan kemampuan guru dalam menggunakan teknologi digital untuk kepentingan pendidikan dan ekonomi kreatif.

Ketua Tim Pengabdian, Dr. Prembayun Miji Lestari, M.Hum, menyatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menggunakan teknologi digital untuk kepentingan pendidikan. “Dengan pelatihan TikTok, guru dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam membuat konten edukatif yang menarik dan interaktif, sehingga dapat meningkatkan minat belajar siswa.”

Kepala sekolah SDIT Permata Bangsa, Dinar Saraswati, S.Pd., M.Pd. mengatakan bahwa, “Pelatihan aplikasi Tiktok ini sangat membantu para guru untuk mengembangkan kemampuannya. Bagi para guru yang belum memiliki akun, atau belum memaksimalkan penggunaan Tiktok, dengan adanya kegiatan ini, bisa lebih ter-upgrade”.

Materi pelatihan yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi:
1. Pengenalan dasar-dasar TikTok dan cara menggunakannya.
2. Membuat konten edukatif yang menarik dan interaktif menggunakan TikTok.
3. Strategi memanfaatkan TikTok untuk kepentingan pendidikan dan ekonomi kreatif.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para guru SDIT Permata Bangsa dan TKIT Permata Ceria Jatinom Klaten dalam meningkatkan kompetensi dan potensi profesi mereka. Dengan adanya kegiatan pengabdian ini, FBS UNNES menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Klaten dan meningkatkan kemampuan guru dalam menggunakan teknologi digital untuk kepentingan pendidikan. Harapannya juga dapat meningkatkan kesadaran dan minat masyarakat akan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam pendidikan.**

Klaten, 4 September 2025.

Nur Fateah
Dosen UNNES

Catatan Redaksi :

Perlu adanya sinergi dan kolaborasi antara UNNES selaku Team Pelatih dengan Pemkab Klaten beserta dinas terkaitnya,agar para guru bisa maju dan berkembang.
—-

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!