Tutor PKBM Al-Zaytun Berpartisipasi Aktif dalam OJT 1 Pembelajaran Mendalam

Tutor PKBM Al-Zaytun Berpartisipasi Aktif dalam OJT 1 Pembelajaran Mendalam


INDRAMAYU-JAYA NEWS COM – Sabtu, 6 September 2025 menjadi hari yang istimewa bagi dunia pendidikan di Kabupaten Indramayu. Di tengah hiruk pikuk aktivitas akhir pekan, para pendidik dari berbagai institusi, mulai dari kepala sekolah, guru, hingga tutor Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), berkumpul di SMPN 2 Sindang. Mereka datang untuk mengikuti Pendampingan On-the-Job Training (OJT) 1, sebuah inisiatif penting yang dirancang untuk memperkuat kompetensi dalam memfasilitasi pembelajaran yang efektif.
Kegiatan yang berlangsung intensif dari pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB ini tidak hanya dihadiri oleh pendidik dari sekolah formal, tetapi juga para tutor dari PKBM, termasuk dua perwakilan dari PKBM Al-Zaytun, yaitu Sahrul Abadi Haryanta, S.Pd.I. dan Abdul Karim, S.Mn., M.Pd. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi yang kuat antara pendidikan formal dan non-formal dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indramayu.

Analisis Video dan Refleksi Diri: Cermin untuk Peningkatan

Acara ini menekankan pentingnya kolaborasi dan pengembangan diri secara berkelanjutan. Para peserta memasuki sesi orientasi kegiatan yang memberikan gambaran jelas tentang tujuan dan alur Pendampingan OJT ini. Sesi ini menjadi landasan kuat sebelum memasuki inti kegiatan.
Fokus utama acara ini adalah analisis video fasilitasi pembelajaran. Para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mengamati dua video praktik mengajar. Setiap kelompok diminta untuk menganalisis kekuatan, kelemahan, serta inovasi yang terlihat dalam setiap video. Diskusi berjalan sangat dinamis, penuh dengan ide-ide segar dan masukan konstruktif. Berbagai sudut pandang tentang metode pengajaran, pengelolaan kelas, dan interaksi dengan peserta didik dibahas secara mendalam.

“Sesi ini membuka mata kami. Kami jadi bisa melihat praktik mengajar dari sudut pandang yang berbeda, tidak hanya dari pengalaman kami sendiri,” ungkap salah seorang guru yang antusias.

Berbagi Pengalaman dan Rencana Masa Depan

Sebelum sesi analisis video, para peserta juga berkesempatan untuk berbagi hasil implementasi fasilitasi pembelajaran di siklus 1. Sesi ini menjadi ajang curah pendapat, di mana setiap pendidik menceritakan tantangan dan kesuksesan yang mereka alami. Dari cerita-cerita ini, tergambar jelas bagaimana mereka beradaptasi dengan berbagai karakteristik peserta didik dan kondisi lingkungan belajar yang berbeda.

“Saling berbagi seperti ini sangat membantu. Kami jadi tahu bahwa tantangan yang kami hadapi juga dirasakan oleh orang lain, dan kami bisa menemukan solusi bersama,” kata Abdul Karim, salah satu tutor dari PKBM Al-Zaytun.

Menjelang sore, suasana semakin hangat dengan sesi umpan balik sesama peserta dan pengajar. Setiap masukan yang diberikan dilandasi oleh semangat untuk saling membangun. Para pengajar memberikan bimbingan personal yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap peserta.
Kegiatan Pendampingan OJT 1 ditutup dengan perumusan tindak lanjut yang konkret. Para peserta berkomitmen untuk mengaplikasikan ilmu yang mereka dapatkan dan terus menjalin komunikasi untuk saling mendukung. Acara ini bukan hanya sekadar pertemuan, melainkan langkah nyata untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih kolaboratif, profesional, dan inovatif di Indramayu.**


Abdul Karim, S.Min. M.P.d.
( Tutor PKBM Al Zaytun )

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!