Dinsos Indramayu Beri Bantuan Kepada Empat Bersaudara Yang Rumah Bocor dan Nyaris Ambruk di Desa Jangga Losarang


Dinsos Indramayu Beri Bantuan Kepada Empat Bersaudara Yang Rumah Bocor dan Nyaris Ambruk di Desa Jangga Losarang

Indramayu Jaya News.Com – Kondisi memprihatinkan dialami empat bersaudara yang tinggal di sebuah rumah sederhana di Desa Jangga Blok Karang Anyar RT 09 RW 003, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu. Rumah yang mereka tempati sudah jauh dari kata layak huni.

Atap bangunan rusak di banyak bagian, dinding tampak rapuh, dan saat hujan turun air masuk dari berbagai sisi rumah.

Di rumah sederhana itu tinggal Komariyah, Dewi, Susanti, Leo, dan Rudi. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, mereka menggantungkan penghasilan dari mengamen keliling dari desa ke desa.

Penghasilan yang diperoleh pun tidak menentu dan hanya cukup untuk kebutuhan makan sehari-hari.

Kondisi ekonomi yang serba terbatas membuat mereka belum mampu memperbaiki rumah yang kini kondisinya semakin memprihatinkan.

Saat hujan deras turun, mereka harus sibuk memindahkan barang-barang agar tidak terkena air dan mencari sudut rumah yang masih aman untuk beristirahat.

Susanti (31), salah satu penghuni rumah, mengaku sudah bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan. Ia mengatakan rumah yang ditempati bersama saudara-saudaranya sudah lama mengalami kerusakan, namun mereka tidak memiliki biaya untuk memperbaikinya.

“Kami cuma ingin rumah ini layak ditempati. Kalau hujan tidak kehujanan, kalau panas tidak kepanasan,” ujar Susanti dengan mata berkaca-kaca.

Menurut Susanti, kondisi rumah yang bocor membuat mereka tidak pernah merasa tenang saat musim hujan tiba. Pada malam hari, mereka sering terbangun karena air hujan masuk dari atap rumah yang rusak.

“Kalau hujan sampai geser-geser cari tempat yang enggak bocor. Kadang enggak bisa tidur karena air masuk dari atas,” tuturnya lirih.

Tidak hanya atap yang rusak, bagian lantai rumah juga terlihat lembab dan sebagian kayu penyangga mulai lapuk. Meski demikian, rumah itu tetap mereka pertahankan karena tidak memiliki tempat tinggal lain.

Kondisi tersebut kemudian mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Sosial. Pada Jumat, 22 Mei 2026, memberikan bantuan kepada keluarga tersebut.

Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok serta bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang membutuhkan perhatian khusus.

Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, Ade Suhayati, mengatakan pihaknya merasa prihatin atas kondisi rumah yang ditempati empat bersaudara tersebut. Menurutnya, pemerintah daerah akan terus berupaya hadir membantu masyarakat yang hidup dalam keterbatasan.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga. Pemerintah daerah juga akan melakukan pendataan lebih lanjut terkait kondisi rumah yang ditempati agar dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya.

Ia menambahkan, koordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait juga akan dilakukan guna mencari solusi terbaik terhadap kondisi rumah tidak layak huni yang ditempati keluarga tersebut.

Menurutnya, perhatian terhadap masyarakat kurang mampu tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan kepedulian bersama dari berbagai pihak.

Sementara itu, warga sekitar mengaku bersyukur adanya perhatian dari Dinas Sosial Kabupaten Indramayu terhadap kondisi keluarga tersebut.

Mereka berharap bantuan yang diberikan dapat berlanjut sehingga rumah yang ditempati empat bersaudara itu nantinya bisa diperbaiki dan menjadi lebih layak huni.

Kisah empat bersaudara di Losarang ini menjadi gambaran masih adanya masyarakat yang hidup di tengah keterbatasan ekonomi.

Meski harus tinggal di rumah yang nyaris roboh, mereka tetap berusaha bertahan hidup dengan bekerja seadanya demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Di balik keterbatasan yang mereka alami, tersimpan harapan sederhana untuk memiliki tempat tinggal yang aman, nyaman, dan tidak lagi bocor saat hujan turun.

(Wari)
——-

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!