INDRAMAYU-JayaNews.com – Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) menggelar Workshop Pendampingan Paten Sederhana, Rabu (16/9/2026) di Hotel Swiss-Belinn Indramayu.
Kegiatan diikuti 45 dosen dari Jurusan Teknik, Jurusan Teknik Informatika, dan Jurusan Kesehatan. Workshop ini menjadi upaya Polindra mendorong perlindungan kekayaan intelektual dan meningkatkan produktivitas inovasi di lingkungan kampus.
Hadir Direktur Polindra Ir. Rofan Aziz, S.T., M.T., yang membuka kegiatan, serta Kepala P3M Polindra Dr. Mohammad Yani, S.T., M.T., M.Sc.
Polindra menghadirkan dua pemeriksa paten dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham, Helmy Yunus dan Raden Gitta, sebagai narasumber.
Dalam sambutannya, Rofan Aziz menekankan pentingnya budaya inovasi dan perlindungan karya akademik melalui paten.
“Kegiatan ini langkah strategis mendorong dosen menghasilkan inovasi yang tidak hanya bermanfaat bagi pengembangan iptek, tapi juga memiliki perlindungan hukum. Kami berharap pendampingan ini memotivasi dosen terus berkarya dan meningkatkan jumlah paten sederhana yang granted di Polindra,” ujarnya.
Kepala P3M Polindra, Dr. Mohammad Yani menjelaskan workshop bertujuan memfasilitasi dosen menyusun dokumen deskripsi paten sederhana secara tepat dan sistematis.
“Kami targetkan kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan jumlah paten dan paten sederhana yang granted di Polindra,” katanya.
Pelaksanaan workshop diawali penyampaian materi oleh pemeriksa paten DJKI, dilanjutkan sesi pendampingan dan pembahasan dokumen deskripsi paten secara langsung. Dokumen yang telah disusun peserta dibedah satu per satu untuk mendapat masukan dan arahan.
Melalui pendampingan intensif tersebut, diharapkan kualitas pengajuan paten dosen Polindra semakin meningkat dan siap diajukan sebagai kekayaan intelektual.**
Bakhrudin
——
![]()
