Hari Ini Aktivis Budaya Kudus Berupaya Membingkai Suku Bangsa Nusantara Dengan Spiritual dan Agama


*Hari Ini Aktivis Budaya Kudus Berupaya Membingkai Suku Bangsa Nusantara Dengan Spiritual dan Agama*

Penulis : Jacob Ereste

Gebyar Budaya Nusantara untuk melestarikan dan mengapresiasi kekayaan seni serta budaya Nusantara. Acara yang diselenggarakan oleh Aktivis Kebudayaan ini, pada 11 Agustus 2026, di Majesty Grand Ballroom Hotel Grupnya, Kudus dengan Key note speaker Menteri Kebudayaan, Prof.(Hon), Dr. Fadli Zon M.Sc dan pembicara utama Sri Eko Sriyanto Galgendu, tokoh spiritual Indonesia, ujar Agus Mujayanto, Ketua Panitia Pelaksana Acara “Gebyar Budaya Nusantara” ini.

Aktivis Kebudayaan adalah komunitas nirlaba yang berdedikasi untuk melestarikan dan mengembangkan serta mempromosikan kekayaan budaya Indonesia kepada generasi masa kini dan generasi masa depan. Kucuali itu untuk memotivasi dalam handarbeni lan ngungkepi dan menjadi ruh aktivis kebudayaan dan kesenian dalam menjaga keselarasan agama dan budaya dengan tepa serira, sebagaimana tujuan Pancasila dan UUD 1945 bagi bangsa Indonesia yang berbhineka tunggal ika dengan segala kekayaan dan kemajemukan.

Ruh keselarasan budaya dan agama pada era modern dan transformasi bangsa Indonesia harus tetap berjaya dengan jati diri budaya dan agama sebagai pilar utama bagi bangsa Indonesia.

Tema utama nilai-nilai spiritual, agama dan kebudayaan untuk menyambut kembali kejayaan Majapahit, Kadilangu dan Mataram untuk kepemimpinan dan dan kejayaan bangsa Indonesia. Sehingga melalui aktivitas gebyar kebudayaan ini diharap dapat memperkuat jati diri bangsa melalui nilai-nilai spiritual, agama dan budaya sebagai penuntun sikap dari sosok kepemimpinan pada semua level dan tingkatan.

Kecuali itu, semangat persatuan dalam bingkai kejayaan peradaban nusantara, sekaligus memposisikan budaya sebagai perekat kebangsaan untuk menangkal degradasi moral serta krisis identitas. Yang tidak kalah menarik adalah harapan untuk memberi ruang gerak bagi para aktivis kebudayaan untuk bersinergi serta bergerak bersama membangun peradaban bangsa agar mampu mewarnai peradaban dunia yang baik, lebih beradab dan manusiawi untuk tidak saling menafikan bangsa yang lain.

Pada intinya, gerakan aktivis kebudayaan yang dikomando oleh sejumlah tokoh, RM. Bambang Soeryadhi Soeryodhiharjo (Penasehat), Purnomo Sakti (Penasehat), Agus Mujayanto (Ketua Pelaksana), Kol. Infanteri Wiwid Jalu Wibowo (Wakil Ketua) Sri Utomo (Sekretaris), MS. Umam (Wakil Sekretaris) Anissa (Bendahara), Roro Wulan (Wakil Bendahara) dan Joko Sutrisno (Humas) hendak membentengi sosok kepemimpinan dengan spiritualitas, budaya dan agama untuk membingkai semangat suku bangsa nusantara kembali berjaya di dunia.


Stasiun Tawang, 11 Agustus 2026
——

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!