Ketua K-SARBUMUSI Indramayu Bersama Penasehat Hukum, Bahas Pemberdayaan Ekonomi Buruh Dengan PNM Persero Indramayu
Indramayu, Jaya News.Com – Ketua Konfederasi Serikat Buruh Muslimin Indonesia K-SARBUMUSI Indramayu H. Anas Ghozali bersama Penasehat Hukum Budianto S.H, dan Pengurus K SARBUMUSI melakukan audiensi dengan jajaran PT Permodalan Nasional Madani PNM Persero Cabang Indramayu di Kantor PNM Indramayu, Jl. Di Panjaitan Karanganyar,Kecamatan Indramayu ,Kabupaten Indramayu, Senin 22 / 06 / 2026.
Audensi ini menjadi langkah awal sinergi antara organisasi buruh dengan lembaga keuangan BUMN untuk meningkatkan kesejahteraan buruh muslim di wilayah Indramayu.
Dalam pertemuan tersebut, K-SARBUMUSI menyampaikan beberapa aspirasi utama. Pertama, mendorong PNM Mekaar dan PNM ULaMM membuka akses permodalan khusus bagi buruh dan keluarga buruh yang ingin membuka usaha mikro. Kedua, meminta pendampingan pelatihan kewirausahaan dan literasi keuangan syariah agar buruh punya keterampilan usaha sampingan. Ketiga, memperkuat edukasi perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan kepada anggota buruh.
“Banyak buruh di Indramayu yang punya potensi usaha, tapi terkendala modal dan ilmu. Lewat audensi ini kami minta PNM jadi jembatan. Buruh naik kelas, ekonomi keluarga kuat, Indramayu makin maju,” ujar Ketua K-SARBUMUSI Indramayu H .Anas Ghozali usai pertemuan.
Sementara Penasehat Hukum K-SARBUMUSI Indramayu Budianto S.H menambahkan, aspek legalitas dan perlindungan hukum bagi buruh penerima pembiayaan juga jadi sorotan. “Kami pastikan skema kerja sama ini adil, transparan, dan tidak memberatkan buruh. PH K-SARBUMUSI siap mengawal,” tegasnya.
Pihak PNM Persero Indramayu yang diwakili Penasehat Hukum / Humas Kepala Cabang menyambut positif audiensi tersebut. PNM menyatakan siap menindaklanjuti dengan membentuk tim kerja bersama K-SARBUMUSI untuk survei lapangan dan sosialisasi program ke basis-basis buruh padat karya di Indramayu.
Audensi ini diapresiasi warga buruh. Mereka berharap hasil pertemuan segera ditindaklanjuti agar manfaatnya langsung dirasakan pekerja di pabrik, tambak, dan sektor informal.**
(Wari)
——
![]()
