Tim Pengabdian FBS Unnes Dampingi Peserta BLK Kota Magelang Membangun Citra Profesional di Era Digital
Magelang-Jayanews.com – Tim dosen Universitas Negeri Semarang (UNNES) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Penguatan Personal Branding Peserta Pelatihan BLK Kota Magelang melalui Implementasi LIDERA-AI Berbasis Industri Jasa dan Pariwisata” pada 4–5 Juni 2026 di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Magelang.
Kegiatan ini diketuai oleh Ayudhia Ratna Wijaya, S.S., M.A., bersama Khairiyah Eka Januaristi, S.S., M.A., Almira Agwinanda, S.Pd., MTCSOL., dan Nailur Rahmawati, S.Pd., M.Pd.I., serta melibatkan dua mahasiswa UNNES, Putri Aqila Maisya Madania dan Damar Juancatur Pangestu.
Acara dibuka langsung oleh Kepala BLK Kota Magelang, Agustina Panca Nugraheni, S.Sos. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin antara UNNES dan BLK Kota Magelang. Menurutnya, kolaborasi seperti ini memberikan kesempatan bagi peserta pelatihan untuk memperoleh wawasan baru yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Selama dua hari, peserta mengikuti pelatihan yang memadukan pengenalan teknologi, komunikasi profesional, dan pengembangan personal branding. Mereka belajar menyusun CV dan cover letter, mengenal pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung pencarian kerja dan pengembangan diri, serta berlatih komunikasi dasar dalam Bahasa Inggris, Bahasa Prancis, dan Bahasa Mandarin yang banyak dijumpai di sektor jasa dan pariwisata.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga menyusun profil profesional, mencoba berbagai pemanfaatan AI secara langsung, mengikuti simulasi komunikasi, serta terlibat dalam diskusi dan permainan edukatif yang membuat proses belajar lebih hidup.
Sebagai bagian dari kegiatan, tim pengabdian menyerahkan Buku Panduan Personal Branding Hospitality dan Komunikasi Multibahasa kepada BLK Kota Magelang. Tim juga menyerahkan plakat kerja sama, empat set jas formal yang dapat digunakan peserta untuk kebutuhan foto profesional, serta kamus Bahasa Inggris, Bahasa Prancis, dan Bahasa Mandarin sebagai penunjang pembelajaran.
Ketua tim pengabdian, Ayudhia Ratna Wijaya, menjelaskan bahwa banyak pencari kerja memiliki kemampuan yang baik, tetapi sering kali belum terbiasa memperkenalkan dirinya secara profesional.
“Kami ingin peserta lebih percaya diri menunjukkan kemampuan yang mereka miliki. Di sisi lain, kami juga ingin memperkenalkan cara memanfaatkan teknologi secara positif agar dapat membantu mereka belajar, mencari informasi, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan dan diskusi yang muncul sepanjang pelatihan. Banyak peserta mengaku baru pertama kali memanfaatkan AI untuk membantu menyusun dokumen lamaran kerja maupun membangun profil profesional mereka.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pengalaman baru yang dapat mendukung persiapan mereka memasuki dunia kerja, sementara BLK Kota Magelang mendapatkan tambahan bahan ajar dan sarana pendukung pelatihan yang dapat dimanfaatkan dalam kegiatan pembelajaran berikutnya.
Program ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang didanai melalui Dana DPA LPPM Universitas Negeri Semarang Tahun 2026 dan didukung oleh pendanaan in kind dari BLK Kota Magelang. Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.**
Nur Fateah
Dosen Unnes
—–
![]()
