UNNES Bantu Gapoktan Ngudi Makmur Peroleh Sertifikasi Organik “NesRice”
MAGELANG-JAYA NEWS.COM – Di Magelang, sebuah kelompok petani bernama Gapoktan Ngudi Makmur baru saja meluncurkan produk beras sehat yang disebut “NesRice”.
Peluncuran ini merupakan bagian dari program yang dilakukan bersama Universitas Negeri Semarang (UNNES) untuk membantu masyarakat. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kemampuan petani dalam memproduksi dan menjual beras, serta mengatasi masalah yang mereka hadapi, terutama terkait sertifikasi organik yang penting untuk menjual produk mereka di pasar yang lebih baik.
Apa itu sertifikasi organik?
Sertifikasi organik adalah proses yang memastikan bahwa produk pertanian diproduksi tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya atau pestisida.
Sertifikasi ini penting bagi petani karena produk yang bersertifikat organik biasanya bisa dijual dengan harga lebih tinggi.
Mengapa ini penting?
Sebelumnya, Gapoktan Ngudi Makmur mengalami kesulitan karena sertifikasi organik mereka terputus. Ini membuat mereka sulit untuk menjual beras dengan harga yang baik. Oleh karena itu, UNNES membantu mereka untuk mendapatkan kembali sertifikasi ini, yang sangat penting untuk akses pasar yang lebih baik.
Apa saja yang dilakukan dalam program ini?
1. Penguatan Kelembagaan: UNNES membantu Gapoktan memperkuat struktur organisasi mereka agar lebih solid. Tanpa organisasi yang kuat, mereka tidak bisa mempertahankan sertifikasi organik.
2. Pemasaran Beras Organik: Dibentuk unit usaha khusus untuk memasarkan beras organik, sehingga produk mereka bisa dikenal lebih luas.
3. Pengembangan Merek dan Kemasan: Mereka menciptakan merek dan kemasan yang menarik untuk menarik perhatian konsumen.
4. Peningkatan Produksi: Menggunakan teknologi yang tepat untuk meningkatkan jumlah beras yang bisa mereka hasilkan.
5. Sistem Kontrol Internal: Mereka menyusun sistem yang memastikan semua proses budidaya dan penjualan beras dilakukan dengan baik.
Ketua Gapoktan Ngudi Makmur,Jumat 20 Februari 2026, menyatakan bahwa berkat bantuan UNNES, penjualan beras mereka meningkat sekitar 45% dalam enam bulan terakhir. Ini menunjukkan bahwa program ini berhasil membantu mereka tidak hanya dalam produksi, tetapi juga dalam pengelolaan dan administrasi.
Apa selanjutnya?
Dengan peluncuran merek “NesRice”, Gapoktan Ngudi Makmur berharap bisa menjangkau lebih banyak konsumen, termasuk pasar modern dan program pemerintah yang mendukung makanan bergizi.
UNNES berkomitmen untuk membangun sistem pertanian organik yang kuat dan berdaya saing, yang tidak hanya membantu petani, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan di masyarakat.
Dengan semua langkah ini, diharapkan petani bisa lebih mandiri secara ekonomi dan mampu terus memproduksi beras yang sehat dan berkualitas.***
Nur Fateah
——–
![]()
