Puisi : “SEPI 22”

Puisi :
“SEPI 22”

Karya Octavianus Masheka

ibu,
membaca dirimu
adalah membaca bentangan sejarah cinta kasih sayang tak bertepi
bagai gelora laut biru dalam tak terukur
bagai sepoi angin menyapa tiada henti

kesetiaan
merawat dan membesarkan
hingga tumbuh berkembang
adalah wujud janjimu
walau sakit duri kehidupan
menghadirkan nanah dan luka darah
menyakiti jiwa raga
kau tetap tegar melangkah

tak lekang karena panas
tak lapuk karena hujan
abadi sepanjang masa

sepi
beri aku air
pembasuh kaki ibu
aku minum
sebagai anggur kesejukan jiwa

Tangerang,16.11.21.
(***)


Kontributor : Lasman Simanjuntak
———

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!