Ahmad Khoeri dari Indramayu Raih Penghargaan Guru Berdaya Kategori Guru Pegiat Literasi pada Education Outlook 2026


Ahmad Khoeri dari Indramayu Raih Penghargaan Guru Berdaya Kategori Guru Pegiat Literasi pada Education Outlook 2026

BANDUNG-JAYA NEWS.COM – Semua guru terbuka pikirannya setelah dibuka kesadarannya tentang pendidikan itu hak semua masyarakat Indonesia dan guru berdaya layak diapresiasi. Gelaran Education Outlook 2026 yang diselenggarakan oleh ACF Eduhub pada Sabtu, 6 Desember 2025, berlangsung meriah di Hotel Golden Flower Bandung. Acara ini menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan Indonesia, salah satunya melalui penganugerahan Penghargaan Guru Berdaya 2025 kepada tiga figur inspiratif yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan.

Dalam undangan resmi bernomor 104/PAN-SU/EDUOUTLOOK/XII/2025, ACF Eduhub menyampaikan apresiasi kepada para penerima penghargaan atas dedikasi dan kontribusi luar biasa dalam memajukan pendidikan. Salah satu penerima penghargaan tersebut adalah Ahmad Khoeri, Guru UPTD SMPN 1 Bangodua, Kabupaten Indramayu, yang meraih Penghargaan Guru Berdaya Kategori Guru Pegiat Literasi.

ACF Eduhub menetapkan tiga penerima penghargaan dari 38 peserta yang mengikuti, masing-masing dari kategori berbeda, yakni: Ersi Nenden Sari dari Kabupaten Bandung Barat, Kategori Guru Pendidikan Anak Usia Dini; Siti Nur Saidah dari Kabupaten Jember, Kategori Guru Sekolah Menengah Pertama; Ahmad Khoeri dari Kabupaten Indramayu, Kategori Guru Pegiat Literasi. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan terhadap upaya mereka dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih baik, inspiratif, dan berdampak luas.

Rangkaian Acara Education Outlook 2026 dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan Indonesia Raya, sambutan-sambutan, dan Keynote Speech dari perwakilan Kementerian Pendidikan. Puncaknya, ACF Eduhub melakukan Launching EduHub Learning Space & Program Guru Berdaya, dilanjutkan dengan sesi materi utama bertema “Pendidikan Indonesia 2026 – Guru Berdaya sebagai Kunci Kemajuan Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045”.

Memasuki sesi siang, panitia memutar video nominasi dan video pemenang Guru Berdaya, termasuk momen apresiasi dan dokumentasi bersama para penerima penghargaan, sebelum acara ditutup dengan ramah tamah.

Sebagai salah satu penerima penghargaan, Ahmad Khoeri menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya dalam sesi sambutan singkat. “Saya mengucapkan terima kasih kepada ACF Eduhub selaku penyelenggara yang telah memberikan penghargaan ini. Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tetapi untuk semua guru pegiat literasi yang terus bekerja dalam senyap. Kita harus mengajak semua lapisan masyarakat dan seluruh guru untuk bersama-sama mengoptimalkan ekosistem pendidikan melalui kesadaran literasi secara kolektif. Mari kita ajak seluruh guru dan pelajar untuk rajin membaca. Jika perpustakaan itu apotek, guru itu dokter, sekolah itu rumah sakit, buku itu obat, maka membaca adalah proses mengobati diri agar hidup menjadi lebih bermakna.”

Pernyataan tersebut mendapatkan apresiasi dari para peserta karena menggambarkan filosofi mendalam mengenai peran literasi dalam kehidupan pendidikan.*”

(Wari)
——

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!