Kobaran Dahsyat Melahap Pabrik Boneka Di Jombang


‎​Kobaran Dahsyat Melahap Pabrik Boneka Di Jombang

​JOMBANG-JAYA NEWS.COM – Bencana kebakaran hebat meluluhlantakkan sebuah gudang pabrik penyimpanan boneka dan produk plastik di Jalan Gatot Subroto, Jombang. Insiden yang terjadi pada Senin (24/11/2025) sore ini tak hanya menyisakan puing dan asap pekat, tetapi juga kerugian material yang diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

‎​Detik-detik Kejadian dan Perlawanan “Si Jago Merah”

‎​Berdasarkan laporan yang dihimpun, api mulai terlihat berkobar sekitar pukul 16.46 WIB. Lokasi gudang yang strategis, persis di belakang Auditorium Universitas Darul Ulum (Undar), membuat kepulan asap hitam tebal segera menarik perhatian publik dan memicu kepanikan warga di Desa Mojongapit.

‎​Hari, warga sekitar sekaligus penjaga gudang, membenarkan bahwa api merambat sangat cepat.

“Di dalam gudang itu banyak sekali tumpukan plastik dan kardus. Begitu api muncul, ia langsung membesar tanpa ampun,” terangnya.

‎​Meskipun tim Pemadam Kebakaran (Damkar) dari BPBD Jombang segera merespons dengan mengerahkan minimal lima unit mobil damkar (beberapa sumber menyebut hingga delapan unit, termasuk suplai air), upaya pemadaman menemui kendala serius. Material yang sangat mudah terbakar dan besarnya volume api membuat proses pelokalisiran api berjalan lambat dan dramatis.

*Sampai pukul 00.30 dini hari, api masih belum sepenuhnya bisa diatasi. Kami hanya bisa terus memantau dan memberikan dukungan logistik kepada petugas,” ujar Lukman, salah seorang tetangga pabrik, menggambarkan perjuangan panjang petugas di lapangan.

‎​Pihak berwenang memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Seluruh karyawan telah meninggalkan lokasi sebelum api membakar habis bangunan.‎​Namun, kerugian materiil diperkirakan sangat besar.

Kepala BPBD Jombang, Wiku F. Diaz, menaksir kerugian akibat kebakaran ini mencapai angka Rp 1,5 Miliar, mengingat lantai dua gudang ludes dan runtuh menutupi area pemadaman.

‎​Kepolisian Sektor Jombang yang dipimpin AKP Edy Widoyono memastikan, pihaknya akan segera mendatangkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur.

‎​”Penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan mendalam. Dugaan awal mengarah pada korsleting arus listrik, namun kami baru bisa memastikan setelah tim Labfor bekerja dan kondisi lokasi benar-benar aman,” tegas AKP Edy Widoyono.**

Moh
—–

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!