Pemuda Indramayu Menggapai Mimpi
Lewat Seminar Beasiswa Kuliah Jepang
INDRAMAYU-JAYA NEWS.COM – Puluhan pemuda Indramayu antusias mengikuti Seminar Beasiswa Kuliah S1, S2, S3 di Jepang dan Bedah Novel “AZKI: Perjalanan Mengejar Mimpi” di Aula Dinas Perpustakaan dan Arsip Indramayu, Senin 17 November 2025. Kegiatan ini menjadi dorongan penting bagi generasi muda untuk membangun kapasitas diri melalui literasi dan pendidikan internasional.
Acara dihadiri oleh tiga narasumber inspiratif, yaitu Prof. Dr.Eng. Ir. H. Imam Tahyudin, S.Si., M.Kom., M.M., Penulis Novel “AZKI”; Dr. A. Sudalim Gymnasthiar, M.Pd., Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Indramayu; serta Ahmad Khoeri, M.Pd., Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Lokus Indramayu sekaligus Pengelola Perpustakaan S16.
Dalam sambutannya, Dr. A. Sudalim Gymnasthiar, M.Pd. menegaskan pentingnya pendidikan sebagai warisan terbaik bagi generasi selanjutnya.
“Capaian orang tua atas pendidikan tentu berharap anaknya jauh lebih tinggi dan sukses. Maka kuliah di Jepang dan bedah buku ini harus menjadi motivasi kita semua bahwa hidup sukses dan bahagia itu harus digapai dengan kesungguhan,” ujarnya.

Sementara itu, Ahmad Khoeri, M.Pd. menyoroti bahwa literasi kini memiliki makna yang jauh lebih luas.
“Literasi sekarang bukan sekadar membaca buku, tetapi bagaimana setiap langkah hidup kita bersumber dari pengetahuan. Meningkatkan kapasitas diri adalah kewajiban, dan salah satunya adalah belajar dari pengalaman hidup diri sendiri maupun orang lain sebagai pemantik agar hidup kita semakin baik,” ungkapnya.
Narasumber utama, Prof. Dr.Eng. Ir. H. Imam Tahyudin, memberi dorongan besar bagi para peserta yang ingin menempuh beasiswa luar negeri.
“Beasiswa itu dimulai dari keteguhan, kegigihan, dan kesabaran dalam meningkatkan kualitas hidup. Jika kita bersungguh-sungguh, maka keberhasilan akan menyusul. Novel AZKI saya tulis sebagai potret perjalanan hidup yang ingin saya bagikan agar menjadi inspirasi bagi siapa pun yang sedang mengejar mimpinya,” tuturnya.
Acara ini juga memaparkan lima jalur beasiswa ke Jepang, mulai dari MEXT hingga JASSO dan LPDP. Antusias peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan seputar strategi menembus beasiswa dan kisah inspiratif dalam novel AZKI.
Kegiatan ini diharapkan memacu pemuda Indramayu untuk terus belajar, berani bermimpi, dan menyiapkan masa depan yang lebih unggul.**
(Wari)
——
![]()
