Literasi Anak Berani, Wujud Semangat Pahlawan Di Sekolah Rakyat Indramayu
INDRAMAYU-JAYA NEWS.COM -Semangat memperingati Hari Pahlawan Nasional, Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 40 Indramayu bersama Relima Indramayu dan program Inklusi menggelar kegiatan bertajuk “Literasi Anak Berani” pada Minggu, 9 November 2025. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari Pertemuan Rutinan Forum Anak Kabupaten Indramayu yang diikuti antusias oleh para pelajar tingkat SD dan SMP.
Dengan berbagai agenda menarik seperti sosialisasi literasi pelajar, dialog interaktif, permainan edukatif, hingga refleksi Hari Pahlawan Nasional, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat belajar, berpikir kritis, serta meneladani nilai perjuangan para pahlawan di masa kini.
Ma’rifatun Ilmiah, S.S., selaku Wali Asuh Sekolah Rakyat, mengungkapkan rasa bangganya dapat berperan dalam membangun kesadaran literasi anak di momentum bersejarah ini. “Saya merasa senang dapat dilibatkan dalam kegiatan ini. Literasi bukan sekadar membaca, tetapi juga menanamkan nilai-nilai perjuangan dan karakter tangguh kepada pelajar sejak dini,” ujarnya.
Sementara itu, Mardiani, S.Pd., Kepala Sekolah Rakyat Indramayu, menekankan pentingnya sinergi antara sekolah, Relima, dan Forum Anak sebagai upaya mengembangkan potensi siswa. “Kegiatan ini adalah bagian dari pengembangan minat dan bakat pelajar agar mereka mampu mengetahui dan memahami informasi serta pengetahuan yang bermanfaat bagi kehidupannya,” tutur Mardiani.

Dalam kesempatan yang sama, Supriyatin, S.T., Koordinator Inklusi Kabupaten Indramayu, menegaskan bahwa kegiatan literasi juga menjadi pintu masuk bagi upaya pencegahan perkawinan anak. “Pencegahan perkawinan anak harus dimulai sejak usia pelajar. Mereka perlu dibekali pengetahuan tentang arti kehidupan agar tumbuh kesadaran diri dan mampu merencanakan masa depan yang lebih baik,” jelasnya.
Ahmad Khoeri, M.Pd., dari Relima Indramayu, turut menyampaikan pentingnya konsistensi dalam berliterasi di era digital. “Membaca dan memahami informasi harus dilakukan secara konsisten. Dari kebiasaan itulah kesadaran kolektif literasi bisa tumbuh dan menjadi kekuatan dalam membangun bangsa,” katanya.
Kegiatan Literasi Anak Berani ini menjadi simbol semangat baru bagi pelajar Sekolah Rakyat Indramayu untuk tampil berani, berdaya, dan siap menghadapi tantangan zaman dengan bekal ilmu pengetahuan dan nilai kepahlawanan yang relevan dengan kehidupan masa kini.
(Wari)
—–
![]()
