Puisi : “Pagi Menyapa di Bandara Doha”

Puisi : “Pagi Menyapa di Bandara Doha”

Karya : Nur Fateah Mawardi


Denting waktu serasa lambat berlalu
Jejak kaki manusia terus terburu
Mengejar masa menentukan pintu
Dari Gate berapa pesawat itu menunggu

Waktu terbang menanti
Dari malam hingga dini hari
Lelah menyapa seluruh raga
Sebab delapan jam di udara
Pun kembali aku termangu
Betapa besar karuniaMu
Jika bukan karna Rahman RahimMu
Apalah aku yang hanya mahluk kecilmu
TakdirNya menghantarkan langkah kakiku
Hingga belahan bumi QatarMu

Maka ijinkan jari-jari mungilku
Kuangkat mengiba merayu
Kan kuhirup lagi udara segar QatarMu
Bersama kekasih hatiku
Dan orang-orang yang selalu kurindu
Ku dekap erat dalam tiap bulir doaku


Rabu, 29 Oktober 2025
06.24 waktu Doha Qatar
Hamad Airline


Catatan :

Puisi ini tercipta ketika suasana dini hari hingga pagi di bandara, terlihat hiruk pikuk calon penumpang pesawat. Menunggu kedatangan pesawat dan menantikan di dekat gate masuk pesawat. Ini seperti gambaran hidup manusia yang sejatinya hidupnya itu menunggu sesuatu yg pasti yaitu kematian. Akankah waktu menunggunya digunakan untuk kebaikan atau kemaksiatan. Sebab semua yang didapatkan sungguh nyata bukti kasih sayang Tuhan.*


Redaksi
—–

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!