Safari Maulid Pesantren Hidayatul Mubtadi-ien Bersama Jamaah Al Mu’minin : Momentum Persatuan Umat dan Keteladanan Nabi Muhammad SAW


Safari Maulid Pesantren Hidayatul Mubtadi-ien Bersama Jamaah Al Mu’minin: Momentum Persatuan Umat dan Keteladanan Nabi Muhammad SAW

INDRAMAYU-JAYA NEWS.COM – Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi-ien Manggung Terisi,menggelar Safari Maulid Nabi Muhammad SAW, pada Jumat malam (3/10/2025) di Mushola Al Mu’minin Desa Leuwigede, Kecamatan Widasari. Kegiatan ini berlangsung khidmat dengan agenda Gema Shalawat Maulid Al Barzanji, Tausyiah, serta Silaturahmi Akbar Jama’ah Al Mu’minin.

Acara dipandu oleh ustadz Amar Ma’ruf, S.Pd. dan dimeriahkan lantunan shalawat dari Majelis Hadroh Al Fatah, dengan vokalis Achmad Arie Ubaidillah, Alfin Hidayatullah, Ali Mubarok, serta para santri Hidayatul Mubtadi-ien yang turut menyemarakkan suasana. Kehadiran masyarakat sekitar menjadi wujud nyata kebersamaan dan semangat ukhuwah Islamiyah.

Dalam tausyiahnya, Abi Hamdi El Zubair, S.HI., M.Pd., selaku Pengasuh Pesantren Hidayatul Mubtadi-ien, menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya pendidikan dan keteladanan Rasulullah Saw. “Membangun generasi unggul umat Nabi Muhammad SAW harus dimulai dengan memberikan pendidikan yang baik, seperti pesantren, serta memberikan keteladanan dalam bertutur kata dan berperilaku. Umat Islam harus menjadi contoh kebaikan di tengah masyarakat,” tegas Abi Hamdi El Zubair.

Sementara itu, Ustadz Kaimin Dulkarim, A.Md.Ag., Pengasuh Mushola Al Mu’minin, memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan Safari Maulid yang dihadiri oleh para santri dan jama’ah. “Kegiatan ini menjadi syiar Islam yang menguatkan ukhuwah. Peringatan Maulid Nabi bersama para santri memberikan semangat kebersamaan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Tokoh agama RT 03, Saripudin, S.Pd., menguatkan pentingnya persatuan dalam menjaga kerukunan bertetangga. “Mari kita jadikan Maulid Nabi ini sebagai pengingat untuk meneladani akhlak Rasulullah, menjaga kerukunan antarwarga, dan terus memeriahkan syiar Islam di lingkungan kita,” jelasnya.

Tokoh agama Desa Leuwigede, Ustadz Drs. Tahapi, S.Ag., menambahkan pentingnya kesadaran sosial antarumat. “Manusia hidup untuk saling mengenal dan membangun kesadaran bersama dalam tolong-menolong. Allah SWT dan Rasulullah Saw. menyukai umat yang hidupnya bermanfaat bagi sesama,” jelasnya.

Sedangkan Ahmad Khoeri, M.Pd., selaku Relima Indramayu sekaligus Pengelola Perpustakaan S16, menekankan nilai literasi sejarah bagi umat Islam. “Kesabaran dalam literasi sejarah adalah pondasi untuk menguatkan iman. Keteladanan terpuji harus diarahkan pada idola yang benar, yaitu Rasulullah Muhammad SAW ,” paparnya.

Safari Maulid ini tidak hanya menjadi ajang memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga sebagai wadah memperkokoh persatuan umat, memperdalam rasa cinta kepada Rasulullah, serta meneguhkan komitmen masyarakat untuk meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.**

(Wari)
—-

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!