Tim Pengabdian UICM Bandung Lakukan Pembinaan Keterampilan Pengolahan Pascapanen Buah Pepaya di Desa Bojong
BANDUNG-JAYA NEWS.COM – Universitas Insan Cendekia Mandiri (UICM) Bandung Jawa Barat,melalui tim pengabdi yang dipimpin oleh Dr. Ir. Farida Iriani, M.P, bersama dengan anggota tim Prof. Agus Winarti, M.Pd, Rd. Duhita D. Utama, S.T., M.T.P, Miko Syahputra Arifin, dan Jamjam Nurjaman, telah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Bojong, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan membuat formula produk olahan buah pepaya, seperti selei dan sirup, kepada anggota kelompok petani Banyumuli.
” Dengan demikian, mereka dapat meningkatkan keterampilan dalam mengolah buah pepaya menjadi produk olahan yang dapat disimpan lebih lama dan mudah didistribusikan,” ujar Dr. Ir. Farida Iriani, M.P. Ketua Pengabdi UICM,kepada pers Minggu 21 September 2025.
Farida melanjutkan,kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 14-15 September 2025 di Laboratorium Kimia UICM dan rumah ketua kelompok petani Banyumuli di Desa Bojong. Sebelumnya, tim UICM telah melakukan beberapa kali kegiatan trial & error untuk memperoleh formula terbaik produk olahan pepaya.
” Kegiatan pelatihan membuat produk olahan selei dan sirup pepaya telah berhasil dilaksanakan dan diikuti oleh 10 orang peserta. Produk hasil pelatihan disukai oleh masyarakat karena tidak memiliki aroma pepaya yang kurang disukai, namun tetap mempertahankan cita rasa khas pepaya,” imbuhnya.
Beberapa peserta mengaku sudah lama menantikan pelatihan seperti ini dan langsung mempraktikkan kembali di rumah setelah kegiatan berakhir. Kegiatan ini juga menginspirasi masyarakat yang membudidayakan tanaman buah lainnya untuk mulai mengolah hasil panennya menjadi produk olahan.
Tim UICM akan terus memantau kegiatan kelompok petani yang sudah dibina dan berencana memberikan pembinaan dan pelatihan pembuatan permen jeli berbahan dasar buah pepaya pada akhir September.
” Dengan kegiatan pengabdian ini, diharapkan masyarakat Desa Bojong dapat meningkatkan keterampilan dalam mengolah buah pepaya menjadi produk olahan yang bernilai tambah dan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat,” tutup Farida.**
Nur Fateah Mawardi
Dosen UNNES Semarang
—-
![]()
