INDRAMAYU-JAYA-NEWS.COM – Prestasi membanggakan ditorehkan mahasiswa Politeknik Negeri Indramayu (Polindra). Dua mahasiswa berhasil meraih Juara 1 dan Juara 3 kategori di ajang Lomba Kompetisi Inovasi Teknologi Bidang Pertanian atau Agricultural Innovation Technology Competition (AiTeC) Tahun 2026 tingkat internasional.
Ajang bergengsi tersebut diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Lampung (Polinela) pada Oktober 2026 lalu. Kompetisi ini diikuti bukan hanya dari perguruan tinggi se-Indonesia, tetapi juga peserta dari luar negeri seperti Cina, Korea dan negara lainnya.
Juara 1: Izhak Sumitomo Ozhaqi
Izhak Sumitomo Ozhaqi, mahasiswa Jurusan D3 Teknik Mesin Semester 5 yang meraih Juara 1 Kategori, saat ditemui awak media, Selasa 3 November 2026, mengaku sangat bangga dan senang.
“Saya sangat bangga bisa meraih juara 1 kategori di ajang kompetisi inovasi teknologi bidang pertanian AiTeC 2026. Karena di dalam kompetisi itu diikuti dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia juga ada peserta dari luar negeri seperti Cina dan Korea. Mudah-mudahan saya bisa mempertahankan juara tersebut dan lebih baik dan lebih ditingkatkan lagi,” ucapnya.
Adapun jenis lomba yang diikuti adalah lomba pembuatan alat pertanian dan desain mesin pertanian menggunakan AutoCAD.
Izhak juga memberikan motivasi kepada teman-teman dan adik-adik tingkatnya untuk terus belajar.
“Mimpi harus dibarengi dengan prestasi, maka dari itu gapai prestasi sebanyak mungkin untuk mengharumkan nama baik Politeknik Negeri Indramayu,” ujarnya.
Ia berharap ke depan Polindra lebih aktif lagi mengirim mahasiswa untuk ikut lomba kejuaraan nasional maupun internasional.
Juara 3: Fadliansyah
Sementara itu, Fadliansyah, mahasiswa Jurusan D4 Teknik Mesin Perancangan Manufaktur Semester 5 yang meraih Juara 3 Kategori, mengaku bersyukur dan tidak menyangka.
“Sangat bersyukur dan tidak nyangka dapat meraih juara 3 kategori, karena baru pertama kali mengikuti lomba apalagi lomba yang diikuti termasuk dalam lomba internasional karena diikuti oleh mahasiswa dari luar negeri dari Cina dan Korea,” katanya.
Ia berharap prestasi yang diraihnya bisa dipertahankan dan ditingkatkan lagi menjadi juara 1 atau 2.
Pesannya kepada rekan-rekan dan adik kelas, jangan ragu untuk mengikuti lomba.
“Jangan ragu dan sungkan untuk mengikuti lomba atau kompetisi, jadi juara atau tidak jadi juara jadikan pengalaman. Marilah kita berkontribusi untuk kampus Polindra untuk sama-sama menjaga almamater serta mengharumkan nama Polindra baik di tingkat nasional ataupun internasional,” pungkasnya.
Wartawan : Wari
Editor : Nuryaji
—-
![]()
