TIM PENGABDIAN UNNES PERKUAT PROMOSI WISATA KALISIDI MELALUI KONTEN MULTIBAHASA DAN QR CODE


Tim Pengabdian UNNES Perkuat Promosi Wisata Kalisidi melalui Konten Multibahasa dan QR Code

SEMARANG-JAYANEWS.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Semarang (UNNES) melaksanakan program penguatan kapasitas Karang Taruna Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dalam pengelolaan promosi wisata Curug Lawe dan Curug Benowo. Program ini dilaksanakan mulai Juni hingga Juli 2026, melalui pelatihan produksi konten wisata multibahasa yang mengintegrasikan storytelling budaya, e-booklet digital, dan QR Code.

Kegiatan ini bermula dari besarnya potensi wisata Desa Kalisidi, terutama Curug Lawe dan Curug Benowo yang berada di kawasan kaki Gunung Ungaran. Selain kedua air terjun tersebut, Kalisidi memiliki potensi wisata lain seperti Embung Situ Gilas, Brongebouw Ancar, kawasan perkebunan, wisata edukasi, serta berbagai produk dan aktivitas masyarakat yang dapat dikembangkan sebagai bagian dari promosi desa.

Hal tersebut disampaikan Marliza Arsiyana, S.Pd.,M.Pd., Ketua Tim Pengabdian UNNES kepada Jayanews.com, Selasa malam 18 Agustus 2026.

“Melalui program pengabdian ini, Tim Pengabdian UNNES memberikan pendampingan kepada Karang Taruna melalui pelatihan Bahasa Inggris dan Bahasa Prancis untuk kebutuhan pariwisata, pengembangan storytelling, serta praktik produksi konten digital. Peserta dilatih memperkenalkan destinasi, menyusun deskripsi dan caption, serta mengembangkan narasi sederhana yang dapat digunakan dalam video maupun media sosial,” tuturnya.

Pendekatan storytelling digunakan agar promosi tidak hanya berisi informasi mengenai lokasi dan fasilitas, tetapi juga mampu menggambarkan pengalaman berwisata di Kalisidi. Narasi dikembangkan dengan menonjolkan perjalanan menuju destinasi, keindahan alam, kepedulian terhadap lingkungan, aktivitas masyarakat, serta nilai-nilai lokal. Penyusunan narasi juga disesuaikan dengan karakter masyarakat Kalisidi sehingga tidak mengangkat cerita mistis yang kurang sesuai dengan nilai keislaman masyarakat setempat.

Praktik Bahasa Langsung di Curug Benowo dan Lawe

Marliza melanjutkan keterangannya, bahwa Tim Pengabdian UNNES juga mengembangkan e-booklet wisata dalam tiga bahasa, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Prancis. E-booklet memuat informasi mengenai Desa Kalisidi, Curug Lawe dan Curug Benowo, potensi wisata lainnya, kegiatan dan produk desa, etika berwisata, serta informasi praktis mengenai tiket, fasilitas, parkir, camping, campervan, dan panduan berkunjung.
Selain menghasilkan e-booklet, Tim Pengabdian UNNES mendampingi Karang Taruna dalam praktik produksi video di kawasan Curug Lawe dan Curug Benowo. Peserta menerapkan keterampilan bahasa dan storytelling yang diperoleh selama pelatihan untuk menghasilkan konten yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan promosi melalui media sosial.

“Melalui program ini, Tim Pengabdian UNNES berharap Karang Taruna tidak hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi juga mampu menjadi produsen dan pengelola konten wisata digital secara mandiri. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, pengelola wisata, dan Karang Taruna diharapkan dapat memperkuat promosi Curug Lawe dan Curug Benowo sekaligus memperluas jangkauan informasi wisata Desa Kalisidi,” pungkasnya.**

Nur Fateah
——

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!