Puisi : Marsupilami
Karya : Agita Eka Yanti
Kau harta tapi terlihat tak berharga
Kau indah tapi tapi menyerah
Ketika habitatmu dimusnah kau tak marah
Saat bermainmu diusik
Kau tak berisik
Wahai pemangku hajat
Berilah rangkul tanpa memukul
Memukul hati tanpa alat
Melukai hati tanpa sekat
Kau tahu??? Mereka diam, kau kirim alat berat
Mereka bingung, kau jajah habitat
Oh negeri,,katanya MERDEKA, tapi tidak untuk Indonesia
Oh negeri,,katanya cinta tapi membuat luka
Wahai pemangku hajat
Kau bagai sikat
Membabat habis yang menurutmu noda
Lahan yang hijau kini berubah menjadi cokelat
Pemandangan yang biru kini kau ubah menjadi abu
Perlukah dilaknat? Para penikmat hajat?
Berapa pasang mata yang akan kau tutup?
Berapa pasang telinga yang ingin kau sumbat?
Berapa ribu alibi yang ingin kau buat?
Indramayu, 30 Juni 2026
——
![]()
