Redam Ketegangan, Warga Gegerkunci Sepakati ‘Gencatan Senjata’ di Media Sosial
BREBES-JAYA NEWS.COM- Musyawarah Desa (Musdes) Gegerkunci, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, berakhir dengan kesepakatan damai yang krusial. Dalam pertemuan yang berlangsung dinamis tersebut, warga sepakat menghentikan aksi perundungan (bullying) di media sosial terhadap Kepala Desa, yang dibarengi dengan komitmen permintaan maaf terbuka dari pihak Pemerintah Desa, Rabu (17/12/2025).
Langkah ini diambil sebagai upaya “gencatan senjata” digital guna memulihkan kondusivitas warga yang sempat memanas akibat polemik di jagat maya.
Ketegangan ini bermula dari pernyataan Kepala Desa yang dianggap melukai perasaan kolektif warga. Menanggapi hal tersebut, tokoh masyarakat setempat menekankan pentingnya kepemimpinan yang berani mengakui kekeliruan demi menjaga persatuan desa.
“Jika tidak ada permintaan maaf, risiko sosialnya jauh lebih berat. Saya menengahi: mari kita sepakat, khususnya warga Gegerkunci, untuk berhenti melakukan bullying di medsos setelah Bapak Lurah menyampaikan permohonan maaf,” ujar salah satu perwakilan warga yang disambut seruan setuju dari hadirin.
Langkah ini dipandang sebagai bentuk nyata Keadilan Restoratif (Restorative Justice). Penyelesaian masalah dilakukan melalui musyawarah untuk mencapai mufakat, sesuai dengan semangat UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa.**
Red
—–
![]()
