JAKARTA-JAYA-NEWS.COM – Semangat kebersamaan kembali bergema menyambut peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026. Momentum bersejarah ini bukan sekadar tanggal di kalender, melainkan panggilan jiwa untuk merenungkan kembali janji luhur para pendahulu.
Dalam semangat tersebut, Dewan Pimpinan Pusat Rangkulan Jajaran Wartawan dan Lembaga Indonesia (DPP RAJAWALI) menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh jajaran di seluruh Indonesia.
Pendiri sekaligus Ketua Umum RAJAWALI, Hadysa Prana, menyampaikan pesan persatuan kepada seluruh pengurus DPW, DPD, dan anggota di manapun berada.
“Delapan puluh delapan tahun silam, para pemuda bangsa berkumpul di Jakarta. Mereka datang dari suku yang berbeda, daerah yang berbeda, dan latar belakang yang berbeda. Namun pada 28 Oktober 1928, mereka bersatu dalam satu ikrar: satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa persatuan. Inilah pelajaran terbesar yang harus terus kita jaga,” tegas Hadysa, Selasa (27/10/2026).
Ia menegaskan semangat Sumpah Pemuda sangat sejalan dengan visi-misi RAJAWALI yang bertekad memperkokoh persatuan antar wartawan dan lembaga kontrol sosial di Indonesia.
“Kita mungkin berbeda cara pandang, berbeda latar belakang, berbeda jenis pekerjaan. Ada yang di garis depan pena, ada yang mengawal dari sisi pengawasan sosial. Namun kita memiliki satu tujuan yang sama: Indonesia yang lebih baik, lebih jujur, dan lebih sejahtera. Berbeda pendapat itu bukan kelemahan, itu kekayaan kita. Yang mempersatukan kita bukan kesamaan pikiran, melainkan kesamaan tujuan,” ucapnya.
Hadysa Prana juga mengajak setiap elemen RAJAWALI untuk merayakan Sumpah Pemuda dengan tindakan nyata.
“Ajak rekan sejawat, berbagi cerita tentang makna persatuan, jaga kerukunan di lingkungan kerja, dan jadikan keberagaman sebagai kekuatan, bukan alasan untuk berjarak. Semangat Sumpah Pemuda bukan warisan masa lalu yang hanya dibaca di buku sejarah, ia harus hidup dalam sikap kita hari ini,” serunya.
Menurutnya, wartawan dan lembaga kontrol sosial memikul tanggung jawab besar dalam menjaga persatuan bangsa.
“Ketika kita bersatu, kita menjadi suara rakyat yang didengar. Ketika kita terpecah, kebenaran yang menjadi korban. Maka jaga persatuan itu seperti menjaga mata sendiri. Karena di dalam persatuan ada kekuatan,” imbuhnya.
“Selamat menyambut Hari Sumpah Pemuda 2026. Tidak peduli dari mana kita berasal, apa latar belakang kita, atau apa peran kita di RAJAWALI, kita satu tanah air, satu bangsa, dan satu tekad: membangun Indonesia yang adil dan beradab. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Berbeda-beda tetap satu jua,” tutup orang nomor satu di DPP RAJAWALI.
Sumber : Humas DPP Rajawali
Editor : Nuryaji
—–
![]()
