Atlantika Institut Nusantara (AIN), lembaga non-profit yang bekerja dalam senyap dan didirikan bersama kawan-kawan yang berminat di bidang tulis-menulis, kajian, penelitian dan pengembangan, berinisiatif melakukan kajian terhadap karya tulis saya secara acak. Mulai dari topik masalah hingga periode penulisan sejak tahun 1976 sampai hari ini.
Secara tidak langsung AIN seperti hendak melakukan napak tilas proses kreatif penulisan selama 50 tahun sebagai sebuah fenomena yang dianggap menarik untuk dikulik, guna menemukan berbagai keunikan hingga kekonyolan dari profesi menulis yang nyaris tidak pernah menyimpang, kecuali hanya aktif sebagai aktivis pergerakan bersama rakyat, utamanya kaum buruh.
Dalam berbagai aktivitas bersama rakyat ini, saya akui memang hadir sebagai penulis, bahkan jurnalis meski tidak selalu formal mewakili suatu lembaga penerbitan, kendati tidak sedikit media cetak seperti majalah bulanan, harian (koran) maupun tabloid mingguan yang pernah dikelola atau bahkan menjadi motor penggerak utamanya.
Atas dasar inilah kawan-kawan yang berhimpun dalam Atlantika Institut Nusantara secara acak dan santai ingin melakukan kajian dan penelitian terhadap karya tulis yang sudah saya hasilkan dalam bentuk artikel lepas, hingga kumpulan tulisan yang telah dibukukan menjadi Bunga Rampai: “Menggugat Wanita, Sastra dan Budaya Kita”, terbit tahun 1986 oleh Bina Cipta Bandung setebal sekitar 400 halaman. Tidak kurang dari 100 karya tulis yang kesemuanya sudah termuat di berbagai media di Indonesia serta Malaysia.
Kawan-kawan AIN yang cukup banyak melibatkan peran dan dukungan saya, menggagas semacam kajian dan penelitian ringan karya tulis saya guna memahami tren mutakhir dari sajian model atau gaya tulisan yang kini sangat ditentukan oleh media sosial berbasis internet.
Karena itu partisipasi membaca untuk memberi komentar, saran, kritik, pendapat hingga usulan atau kesimpulan singkat dari karya tulis saya yang pernah termuat dan dibaca, baik sebagai hiburan atau apa saja yang dapat dipetik, sangat diharapkan untuk menjadi bahan kajian AIN, yang diharapkan memberi penilaian obyektif dari satu atau beberapa karya yang dijadikan acuan.
Tawaran telaah terhadap karya tulis saya ini – yang pernah pembaca baca – bisa ditilik mulai dari judul hingga isi sajian serta kesimpulan, termasuk selera bahasa, model sajian, terutama setelah memilih format tulisan pada 10 tahun terakhir yang cenderung disesuaikan dengan media sosial berbasis internet.
Semoga komentar pembaca yang budiman dapat memberi manfaat, dan rangkuman akhir dari pendapat, saran, kritik hingga usulan dapat dibukukan oleh Atlantika Institut Nusantara guna memperkaya khazanah literasi yang tengah mencari bentuk dalam sajian media sosial berbasis internet yang tidak bisa kita hindari sebagai media paling efektif dan efisien pada era digital sekarang ini.
Banten, 19 Oktober 2026
—-
![]()
