Teguran Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Dr. H. Syahganda Nainggolan M.T., terhadap komentar Wantimpres (Dewan Pertimbangan Presiden) Rocky Gerung, terkait dengan putusan MK (Mahkamah Konstisusi) status Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka agar segera mengundurkan diri, karena MK tidak menemukan ijazah sederajat SMA yang harus menjadi syarat calon Wakil Presiden, kata Ricky Gerung akan lebih bijak jika Gibran Rakabuming Raka mengundurkan diri sebagI Walil Presiden agar tidak terjadi amuk massa. Kecemasan warga masyarakat menurut Rocky Gerung hingga kini sangat gelisah, dan sangat terkesan masalahnya mulai menjadi bola liar, entah untuk Istana atau dari Istana memang tidak lagi terlalu penting bagi publik. Karena yang lebih utama adalah ikut memantau sikap konsisten dan komitmen terhadap semua aktivis yang kini telah berada di dalam lingkaran Istana tetap teguh berjuang untuk rakyat dan demi kemaslahatan orang banyak.
Persoalannya bagi Badan Komunikasi Pemerintah adalah pernyataan Rocky Gerung sebagai anggota Dewan Tim Penasehat Presiden tidak boleh berkomentar terbuka tentang Wakil Presiden, karena Wantimpres, menurut Kepala Badan Komunikasi Pemerintah juga sebagai penasehat Wakil Presiden, jadi tidak etis jika berkomentar terbuka untuk publik mengenai Wakil Presiden.
Pernyataan Rocky Gerung yang viral ini dia ungkap saat dialog bersama Akbar Faizal dalam siaran berbasis internet yang mendapat perhatian publik dalam berbagai beragam tafsir, karena ada diantara netizen yang berpendapat
sebagai pertanda dari tidak kompaknya suara Istana yang kini semakin dijejali oleh sosok aktivis dan mereka yang mengusung berbagai muatan kontroversial bawaan dari masa lalu, seperti babah Alun yang lebih dikenal dengan nama Yusuf Hamka menguasai jalan tol, seperti yang diungkap forum diskusi pada 12 Oktober 2026 bertajuk : “Membongkar Mafia Oligarki Jalan Tol Era Jokowi” dari tiga nara sumber utama : Muslim Arbi, Ucok Sky Kadhafi dan Munarman, di Jakarta, menduga jalan tol Cawang – Tanjung Priuk – Pluit yang perlu ditelisik proses perpanjangan kontraknya yang bisa merugikan rakyat sebagai pengguna yang seharusnya sudah dibebaskan dari pemungutan biaya. Atau, paling tidak naik tarifnya jika dikelola oleh BUMN, seperti dirinci oleh Munarman. Sedangkan Ucok Sky Kadhafi akan melayangkan somasi kepada Kejaksaan Agung yang terkesan tidak menaruh perhatian serius terhadap mafia oligarki jalan tol ini.
Pertanyaan yang juga terdengar miring dari bilik publik, juga mempertanyakan keberadaan diantaranya anggota Wantimpres,
Pratikno, Budi Gunawan, Anwar Usman, sehingga menimbulkan dugaan dan spekulasi publik semakin luar untuk memahaminya
Namun perselisihan pendapat antara anggota Wantimpres yang memahami bahwa fungsi dan tugasnya hanya untuk memenuhi keperluan Presiden, tidak meliputi untuk Wakil Presiden seperti diungkap Rocky Gerung pada forum ILC, bahkan dalam dialog dengan Akbar Faizal, pernyataan Rocky Gerung pun jelas menyebut bahwa Istana itu adalah sarang korupsi. Sedangkan Kepala BAKOM RI (Badan Komunikasi Pemerintah) menyatakan bahwa anggota Wantimpres juga bertugas untuk Wakil Presiden. Akibatnya, perselisihan pendapat ini terkesan sedang membangun arena tontonan pertarungan baru untuk publik, agar bisa segera melupakan banyak persoalan lain yang sesungguhnya lebih penting untuk diketahui dan dicermati secara kritis. Atau setidaknya, bagi Rocky Gerung ada kesalahan dalam memahami bahwa Wantimpres itu juga mengemban tugas dan fungsi untuk memberi perimbangan kepada Wakil Presiden yang juga tidak boleh dibuka kepada publik. Meski begitu, dugaan terhadap fungsi dan tugas Kepala Badan Komunikasi Pemerintah pun tidak luput dari diduga melampaui wilayahnya, apakah sungguh komunikasi pemerintah dengan segenap elemen kelengkapannya seperti Wantimpres, bisa dilakukan dan tidak pamali untuk diungkapkan juga secara terbuka untuk menjadi konsumsi publik.
Artinya, masalah etis yang menjadi acuan dalam upaya membangun kerja sama yang rukun dan harmoni agar hasil kerja pemerintah dapat semakin baik dan bermutu — bermartabat dan berkebudayaan — bisa menjadi topik diskusi yang seru. Seperti etika yang terpuji untuk Wakil Presiden bila bersedia untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Supaya kegaduhan yang lebih sulit untuk dibayangkan tidak perlu terjadi dan tidak sampai menimbulkan korban dalam bentuk apapun, seperti yang dikhawatirkan oleh Rocky Gerung.
Cut Meutia, 12 Oktober 2026
—–
![]()
