_(Catatan Rektor Institut Studi Islam al-Amin Indramayu)_
Oleh:
*Dr. H. Masduki Duryat, M. Pd.I., CLA., CFLS*
Ada sebuah pagi yang mungkin terlihat biasa.
Seorang anak muda berangkat dari rumah. Ia mengenakan pakaian terbaiknya. Orang tua mengantarkan dengan doa. Ada yang tersenyum penuh harapan, ada yang diam-diam menahan haru. Sebagian mungkin datang dengan kendaraan sederhana, sebagian dengan segala keterbatasan yang dimiliki keluarga.
Hari itu mereka datang ke kampus sebagai mahasiswa baru. Mungkin belum punya prestasi besar. Mungkin belum dikenal siapa-siapa. Mungkin belum tahu akan menjadi apa.
Tetapi saya ingin mengatakan kepada seluruh mahasiswa baru Al-Amin Tahun Akademik 2026/2027:
Jangan pernah meremehkan hari pertama anda di kampus ini. Karena bisa jadi, hari inilah awal dari perubahan terbesar dalam hidup anda.
Empat atau lima tahun dari sekarang, saya ingin kita menoleh kembali kepada hari ini dan berkata:
“Ternyata saya tidak salah memilih jalan.” MOMARU bukan Sekadar Memperkenalkan Kampus. Masa Orientasi Mahasiswa Baru atau MOMARU bukan sekadar acara penyambutan. Bukan sekadar memperkenalkan gedung, ruang kuliah, dosen, sistem akademik, pelayanan, pembiayaan, organisasi mahasiswa, dan lingkungan kampus.
Semua itu memang penting. Tetapi bagi saya sebagai Rektor, ada sesuatu yang jauh lebih penting.
MOMARU adalah momentum memperkenalkan sebuah kehidupan baru. Kehidupan sebagai mahasiswa.
Di kampus inilah anda akan belajar berpikir lebih kritis, berdiskusi, berargumentasi, membaca, menulis, meneliti, berorganisasi, bersahabat, berbeda pendapat, bekerja sama, jatuh, bangkit, dan akhirnya menemukan siapa diri anda sebenarnya.
Karena itu, saya ingin anda mengenal Al-Amin bukan hanya sebagai tempat kuliah, tetapi sebagai rumah kedua tempat anda bertumbuh.
*Kenali Kampusmu, Kenali Orang-Orang di Dalamnya*
Anda perlu mengetahui bagaimana sistem akademik berjalan. Anda harus memahami kurikulum, pembelajaran, administrasi, pelayanan, pembiayaan, fasilitas, organisasi kemahasiswaan, dan berbagai kesempatan pengembangan diri.
Tetapi jangan berhenti di sana.
Kenalilah dosen-dosen anda. Kenalilah teman-teman anda. Kenalilah kakak tingkat anda. Kenalilah lingkungan di sekitar kampus.
Sapa mereka.
Bangun persahabatan.
Bangun silaturahim.
Sebab saya percaya, pendidikan tinggi tidak hanya membangun kompetensi, tetapi juga membangun jejaring kehidupan.
Teman yang kalian kenal hari ini mungkin kelak menjadi guru besar, kepala sekolah, pengusaha, birokrat, praktisi, politisi, ulama, profesional, atau pemimpin masyarakat.
Dosen yang hari ini mengajar anda mungkin suatu saat menjadi mentor, kolega, bahkan mitra dalam membangun sesuatu yang lebih besar.
Dan masyarakat di sekitar kampus bukan sekadar “lingkungan tempat kampus berdiri”. Mereka adalah bagian dari laboratorium kehidupan yang akan mengajarkan kepada kalian bahwa ilmu harus kembali kepada masyarakat.
Jangan menjadi mahasiswa yang hanya mengenal ruang kelas. Kenalilah kehidupan. Al-Amin dan Mimpi Besar Anak-Anak Indramayu.
Al-Amin membuka ruang bagi generasi muda untuk menempuh pendidikan tinggi melalui berbagai pilihan program studi.
Pada jenjang S1 tersedia Pendidikan Agama Islam, PIAUD, Manajemen Pendidikan Islam, PGMI, Hukum Keluarga Islam, Ekonomi Syariah, PGSD, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan IPA, dan Pendidikan IPS, serta S2 PAI.
Pembelajaran terus didorong agar semakin menarik, relevan, dan berbasis digital. Para dosen yang relatif muda, energik, dan berkualifikasi S2 dan S3 adalah bagian dari ikhtiar kami menghadirkan suasana akademik yang lebih dekat dengan generasi mahasiswa hari ini.
Dan kami sadar: tidak semua anak muda memiliki kemampuan ekonomi yang sama. Karena itu, biaya pendidikan yang relatif terjangkau merupakan bagian dari komitmen Al-Amin untuk membuka akses pendidikan tinggi seluas-luasnya.
Kami tidak ingin keterbatasan ekonomi menjadi alasan seorang anak Indramayu berhenti bermimpi.
*Kepada Orang Tua: Kepercayaan Itu Akan Kami Jaga*
Kepada para orang tua yang hari ini menitipkan putra-putrinya kepada Al-Amin, saya ingin menyampaikan satu hal:
Terima kasih atas kepercayaan Bapak dan Ibu. Kami menyadari bahwa ketika seorang anak kuliah, yang berjuang bukan hanya anak itu sendiri.
Ada orang tua yang mengurangi kebutuhan dirinya agar anaknya tetap bisa membayar kuliah. Ada ibu yang setiap malam mendoakan anaknya.
Ada ayah yang mungkin tidak banyak bicara, tetapi bekerja lebih keras agar anaknya bisa menyelesaikan pendidikan.
Karena itu, setiap mahasiswa yang masuk ke kampus ini sesungguhnya membawa harapan sebuah keluarga dan harapan itu tidak boleh kami sia-siakan.
Kepada Mahasiswa Baru: Buktikan!
Saudara-saudaraku, mahasiswa baru Al-Amin. Saya tidak tahu persis siapa di antara kalian yang kelak menjadi pemimpin besar. Saya tidak tahu siapa yang kelak menjadi guru yang mengubah kehidupan murid-muridnya.
Siapa yang menjadi kepala sekolah. Siapa yang menjadi akademisi Siapa yang menjadi pengusaha. Siapa yang menjadi birokrat. Siapa yang menjadi anggota legislatif. Siapa yang menjadi ulama. Atau siapa yang kelak memimpin Indramayu dan Indonesia.
Tetapi saya percaya, benih itu ada di antara anda semua. Tugas kampus adalah membantu benih itu tumbuh. Tugas anda adalah belajar dengan sungguh-sungguh.
Jangan datang ke kampus hanya untuk mendapatkan ijazah. Datanglah untuk mendapatkan ilmu. Jangan hanya mengejar nilai. Bangunlah karakter.
Jangan hanya mencari teman. Bangunlah persahabatan dan jejaring. Jangan hanya berpikir tentang pekerjaan setelah lulus.
Berpikirlah tentang apa yang dapat anda berikan kepada masyarakat setelah kalian memiliki ilmu.
*Hari Ini Bukan Siapa-Siapa, Tetapi Bukan Berarti Tidak Berarti*
Mungkin hari ini anda merasa bukan siapa-siapa. Tidak apa-apa. Hampir semua perjalanan besar memang dimulai dari ketidakkenalan. Yang penting adalah apa yang anda lakukan setelah hari ini.
Empat atau lima tahun lagi, mari kita buktikan. Bahwa anda bisa membahagiakan orang tua. Bahwa anda bisa mengangkat martabat keluarga. Bahwa anda bisa memberikan manfaat kepada lingkungan. Bahwa anda bisa menjadi bagian dari solusi bagi persoalan Indramayu dan bahwa anda bisa mengambil bagian dalam membangun Indonesia.
Saya bahkan ingin mengatakan sesuatu yang mungkin lebih dalam: Kita ingin membuktikan bahwa orang tua tidak salah melahirkan kita. Mereka telah melahirkan manusia yang memiliki potensi. Mereka telah menitipkan masa depan kepada kita.
Maka jangan biarkan pengorbanan mereka berakhir hanya pada selembar ijazah. Biarkan ilmu anda kelak menjadi amal. Biarkan kompetensi anda menjadi manfaat. Biarkan karya anda menjadi kebanggaan keluarga dan biarkan kehidupan anda menjadi bukti bahwa pendidikan mampu mengubah manusia.
*Selamat Datang di Rumah Akademik Anda*
Akhirnya, kepada seluruh mahasiswa baru Al-Amin 2026/2027, saya ucapkan: Selamat datang di Institut Studi Islam al-Amin Indramayu.
Kenalilah kampus dan dosen anda. Bangunlah persahabatan. Perluaslah silaturahim. Bangun jejaring. Manfaatkan setiap kesempatan belajar.
Jangan takut bermimpi besar. Karena mungkin anda datang dari keluarga biasa, dari desa-desa di Indramayu, dengan segala keterbatasan yang ada.
Tetapi masa depan tidak pernah bertanya dari mana anda berasal.
Masa depan bertanya apa yang anda lakukan hari ini.
Maka mulai hari ini, tanamkan satu keyakinan:
Saya bisa.
Saya harus belajar.
Saya harus bertumbuh.
Saya harus bermanfaat.
Hari ini anda datang sebagai mahasiswa baru.
Empat atau lima tahun lagi, mari kita bertemu kembali dalam suasana yang berbeda: anda mengenakan toga, orang tua kalian tersenyum dan menangis bahagia, dan kita semua dapat berkata dengan bangga:
“Ternyata kita bisa.”
Dan dari kampus kecil yang terus bertumbuh di bumi Indramayu ini, kita akan kirimkan satu pesan kepada Indonesia: Anak-anak daerah juga bisa menjadi pemimpin.
Al-Amin bukan sekadar tempat anda kuliah. Al-Amin adalah tempat anda menyiapkan diri untuk menjadi manusia yang berilmu, berkarakter, berkarya, dan bermanfaat.
Selamat datang, generasi baru Al-Amin, calon pemimpi(n) masa depan.
Hari ini kita mulai.
Besok kita bertumbuh.
Dan suatu hari nanti, Indonesia akan melihat apa yang mampu anda lakukan.
*Rektor Institut Studi Islam al-Amin Indramayu*
Indramayu, 12 September 2026
——-
![]()
