WISATA RELIGI RADEN BRAHMA BUYUT BUNTU DI CIOMAS MAJALENGKA JADI TUJUAN ZIARAH WARGA 3 KABUPATEN

Wisata Religi Raden Brahma Buyut Buntu di Ciomas Majalengka Jadi Tujuan Ziarah Warga 3 Kabupaten.

MAJALENGKA , Jaya News.Com – Situs wisata religi “Makam Raden Brahma Buyut Buntu ” yang terletak di Desa Ciomas, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat , kini semakin ramai dikunjungi peziarah. Tempat ini dikenal sebagai salah satu pusat ziarah di Majalengka Utara yang memadukan nilai spiritual dan kelestarian alam.

Tokoh Penyebar Islam di Ujung Hutan.

Menurut cerita turun-temurun warga Sukahaji – Rajagaluh, “Raden Brahma” adalah tokoh penyebar agama Islam yang memilih bermukim dan bertapa di hutan Ciomas pada masa penyebaran Islam di Priangan Timur.
Gelar “Brahma” disematkan karena beliau dianggap memiliki ilmu dan karomah tinggi. Sementara sebutan “Buntu” muncul karena lokasi makamnya berada di ujung jalan hutan yang dahulu sulit dijangkau.

“Beliau dakwah dengan sabar, tanpa paksaan. Makanya makamnya dijaga di tengah hutan biar alamnya tetap asri,” ujar salah satu kuncen setempat.

Daya Tarik Wisata Religi dan Alam.

Situs Buyut Buntu kini menjadi tujuan ziarah warga Majalengka, Cirebon, hingga Indramayu.

Ciri khas lokasi:
1. Akses alam : Berada di tengah hutan. Peziarah harus berjalan kaki ±20-30 menit dengan jalur nanjak dan udara sejuk
2. Nuansa sakral : Area makam dijaga kesakralannya dan dikelilingi pepohonan besar
3. Fasilitas sederhana : Tersedia tempat istirahat dan mushola kecil untuk peziarah

Tradisi Munjung Buyut Masih Lestari.

Setiap tahun masyarakat keturunan Raden Brahma dan warga sekitar menggelar tradisi “Munjung Buyut” atau haul. Acaranya diisi dengan tahlilan bersama, makan bareung hasil urunan, serta kesenian tradisional seperti Wayang Golek dan Tari Topeng.

Tradisi ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan, tapi juga ajang silaturahmi antar keturunan dan warga.

Harapan Warga.

Pengelola dan warga berharap pemerintah daerah bisa lebih memperhatikan akses jalan menuju situs. Saat ini jalan setapak menuju makam masih becek saat musim hujan.

“Kami ingin situs ini dikenal luas, tapi tetap menjaga kearifan lokal dan kelestarian hutannya,” kata warga Ciomas.

Edi Kaeting, salah satu peziarah yang berasal dari Indramayu mengatakan ” saya baru berkunjung ke tempat ini, ternyata tempatnya sejuk dan asri , saya jadi betah disini, namun butuh kesabaran untuk kesini karna harus berjalan kaki melewati jalan setapak yang naik turun agar sampai tempat lokasi makam,” ujarnya.

Situs ” Raden Brahma Buyut Buntu” menjadi bukti bahwa wisata religi di Majalengka tidak hanya ada di kota, tapi juga di pelosok desa dengan nilai sejarah dan spiritual yang kuat.

Lokasi: Desa Ciomas, Kec. Sukahaji, Kab. Majalengka, Jawa- Barat Kode Pos 45471
Waktu terbaik ziarah : Hari Kamis Wage dan Jumat Kliwon

(Wari)
———

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!