Religius Bukan Sekedar Visi Kampanye Yang Indah Didengar, Hadirkan Keberanian Menegakkan Nilai Dan Aturan Secara Adil


Religius Bukan Sekedar Visi Kampanye Yang Indah Didengar, Hadirkan Keberanian Menegakkan Nilai Dan Aturan Secara Adil

_Saepullah Qomaruddin_
Tokoh Muda Pesantren Indramayu

Indramayu, 26 Juli 2026

Religius bukan sekadar menjadi visi kampanye yang indah didengar. Religius harus hadir sebagai keberanian menegakkan nilai dan aturan secara adil.

Ketika perjudian masih tumbuh, peredaran minuman keras masih mudah ditemukan, praktik prostitusi terus berlangsung, dan ajaran yang menyimpang dari ketentuan hukum masih menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, maka wajar jika publik bertanya: di mana implementasi dari visi religius yang selama ini digaungkan?

Masyarakat tidak menilai dari banyaknya slogan atau seremoni keagamaan, tetapi dari sejauh mana pemerintah mampu menghadirkan ketertiban, melindungi moral publik sesuai kewenangannya, serta membangun kehidupan yang aman, beradab, dan menghormati kebebasan beragama dalam koridor hukum.

Visi religius akan memiliki makna apabila diwujudkan melalui kebijakan yang konsisten, penegakan hukum yang adil, pembinaan masyarakat, dan keteladanan para pemimpinnya. Tanpa itu semua, visi religius berisiko hanya menjadi janji kampanye yang indah diucapkan, tetapi sulit dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.**

—-

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!