Pengurus PCNU Jombang Selenggarakan Muskercab II Dihadiri Sekjen PBNU Gus Ipul


Pengurus PCNU Jombang Selenggarakan Muskercab II Dihadiri Sekjen PBNU Gus Ipul

JOMBANG-JAYANEWS.COM – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jombang resmi menyelenggarakan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) II, Minggu 3 Mei 2026.

Forum tertinggi setelah Konferensi Cabang ini menjadi momentum krusial untuk melakukan evaluasi menyeluruh serta mempererat sinergi strategis demi kemaslahatan umat di Jombang.
Sebagai pengejawantahan amanat AD/ART dan Peraturan Perkumpulan (Perkum) NU.

Muskercap II kali ini tampil dengan semangat yang lebih progresif. Fokus utamanya adalah membedah capaian program kerja sejak masa khidmah dimulai, sekaligus meninjau efektivitas organisasi secara objektif.

Berbeda dengan lazimnya evaluasi yang menitikberatkan pada aspek kelembagaan, Muskercab II PCNU Jombang menaruh perhatian khusus pada performa personal di struktur kepengurusan. Peninjauan dilakukan secara menyeluruh, mencakup jajaran Mustasyar, Syuriyah, A’wan, hingga Tanfidziyah.

“Muskercab ini adalah ruang untuk muhasabah organisasi secara total. Kami tidak hanya melihat performa lembaga, tetapi juga dedikasi personil pengurus. Pertimbangan rotasi atau penyegaran organisasi semata-mata dilakukan agar denyut program kerja dapat dirasakan lebih nyata oleh jamaah,” ungkap perwakilan PCNU Jombang di sela-sela kegiatan.

Kehadiran Sekretaris Jenderal PBNU, H. Saifullah Yusuf (Gus Ipul), memberikan warna tersendiri. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi mendalam terhadap peran dzurriyah (keturunan) pendiri NU, seperti Gus Awis, Gus Fahmi, Gus Latif, gus.bang dan para kyai muda lainnya yang terus konsisten mengawal organisasi.

Gus Ipul menegaskan, bahwa estafet kepemimpinan di tubuh Nahdlatul Ulama sejatinya adalah ladang pengabdian. Beliau mengingatkan bahwa inti dari ber-NU adalah mencari keberkahan para pendiri (muassis).
Kejujuran: Menjadi fondasi dalam menjalankan amanah organisasi.
Ikhlas: Niat tulus untuk berkhidmah tanpa pamrih.
Keterbukaan: Transparansi dalam tata kelola untuk menjaga kepercayaan warga Nahdliyin.

Selain penguatan internal, Muskercab II menghasilkan sejumlah poin strategis yang ditujukan untuk memperluas kemanfaatan NU di ruang publik, antara lain:
Harmonisasi Pemerintahan: Mempererat komunikasi dengan eksekutif dan legislatif Pemkab Jombang guna memastikan program NU seiring sejalan dengan pembangunan daerah.
Silaturahmi Politik: Membuka ruang dialog dengan seluruh partai politik, khususnya yang memiliki kader Nahdliyin, demi mengawal kebijakan yang pro-rakyat.

Memacu performa 21 MWCNU, Badan Otonom, serta lembaga strategis seperti RS NU agar menjadi ujung tombak pelayanan umat.

Melalui Muskercab II ini, PCNU Jombang optimistis dapat menyongsong sisa masa periode dengan energi baru. Dengan semangat kolaborasi dan ketaatan pada nilai-nilai pesantren, PCNU Jombang berkomitmen untuk terus menjadi pilar penjaga nilai keagamaan dan kebangsaan di tanah kelahiran Nahdlatul Ulama.**


(Abin)
——-

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!