WB PKBM Al Zaytun: Usia Boleh Matang, Semangat Tetap Menyala
INDRAMAYU-JAYANEWS.COM – Mentari pagi di ufuk Timur menyapa Halaman Gedung Bazar PKBM Al-Zaytun dengan sinarnya yang mulai menyengat, Sabtu (18/04). Namun, suhu yang kian memanas sama sekali tidak menyurutkan api semangat puluhan insan yang tengah berjuang meraih asa melalui jalur pendidikan kesetaraan. Di bawah langit cerah Indramayu, sebuah pemandangan inspiratif tersaji saat para peserta didik Paket C menempuh Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK).
Usai melaksanakan rutinitas senam bersama seluruh warga belajar, suasana transisi dari keceriaan komunal menjadi ketegangan yang elegan mulai terasa tepat pukul 08.45 WIB. Sebanyak 30 warga belajar Paket C bersiap di garis formalitas, bertransformasi menjadi praktikan yang penuh dedikasi.

Kedisiplinan dalam Balutan Estetika Gerak.
Materi ujian kali ini memfokuskan pada penguasaan gerakan dasar senam. Ini sebuah perpaduan antara disiplin fisik dan keindahan ritmik. Di bawah pengawasan ketat Tutor PJOK, Nurrohmah, A.Ma.Ph., setiap peserta diuji bukan sekadar untuk bergerak, melainkan untuk menunjukkan ketepatan koordinasi antara tangan dan kaki serta power yang proporsional di setiap transisi gerak.
Secara akademik, ujian praktik ini bukan hanya prasyarat kelulusan, melainkan manifestasi dari pemahaman kinestetik. Sang penguji dengan cermat memberikan penilaian objektif terhadap setiap ayunan lengan dan langkah kaki, memastikan bahwa standar kompetensi olahraga tetap terjaga meski berada dalam koridor pendidikan luar sekolah.
Melampaui Batas Usia.
Satu hal yang memukau mata setiap saksi mata adalah profil para peserta. Mayoritas warga belajar telah memasuki usia matang, di atas 40 tahun. Namun, angka tersebut hanyalah deretan digit yang tak bermakna di hadapan energi yang mereka pancarkan. Gerakan mereka tetap enerjik, menunjukkan bahwa semangat belajar dan menjaga kebugaran fisik tidak memiliki batas kedaluwarsa.
Setiap tetes keringat yang jatuh di pelataran Gedung Bazar seolah menjadi saksi bisu atas kegigihan mereka. Ada keseriusan yang terpancar dari wajah-wajah senior ini, sebuah bukti bahwa pendidikan kesetaraan di PKBM Al-Zaytun dikelola dengan integritas dan martabat yang tinggi.

Abadi dalam Lensa.
Momen-momen heroik nan indah ini tidak dibiarkan menguap begitu saja. Melalui bidikan kamera Ustadzah Rohmatun Aliyah, S.Pd. dari bagian dokumentasi, setiap detail ketepatan gerak dan ekspresi penuh tekad para warga belajar berhasil diabadikan dengan apik. Dokumentasi ini nantinya akan menjadi arsip berharga sekaligus bukti nyata dedikasi PKBM Al-Zaytun dalam mencetak lulusan yang sehat jasmani maupun rohani.
Ujian praktik PJOK pagi itu ditutup pada pukul 09.30 WIB dengan rasa syukur yang membuncah. Sebuah potret pendidikan yang tidak hanya mengejar nilai di atas kertas, tetapi juga merayakan ketangguhan jiwa dan raga manusia.
Pewarta : Nurrohmah, A.Ma.Ph. (Tutor PKBM Al-Zaytun)
——
![]()
