MUI Indramayu Dampingi Tim JULEHA Lakukan Audit Pada Usaha Penyembelihan Dan Distribusi Daging


MUI Indramayu Dampingi Tim JULEHA Lakukan Audit Pada Usaha Penyembelihan Dan Distribusi Daging

INDRAMAYU-JAYA NEWS.COM – Dalam rangka memastikan penerapan penyembelihan hewan sesuai dengan ketentuan syariat Islam dan standar kehalalan, Tim Audit JULEHA (Juru Sembelih Halal) didamping Perwakilan MUI Indramayu melaksanakan kegiatan audit lapangan, terhadap unit usaha penyembelihan dan distribusi daging, Minggu 8 Februari 2026.

Tim Juleha meninjau lokasi penyembelihan hewan di lokasi Fajrin Jaya, Kelurahan Karang Malang Indramayu.

Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kehalalan produk yang dikonsumsi masyarakat serta memberikan pembinaan kepada pelaku usaha agar senantiasa mematuhi ketentuan yang berlaku.

Kegiatan audit dilaksanakan oleh Agung Rianto, Auditor dari Almahira Bogor, didampingi oleh dua orang staf auditor.Dengan didampingi oleh unsur tokoh agama dan perwakilan MUI Indramayu.

Perwakilan MUI Indramayu,terdiri dari :

*KH. Munawir Amin
*KH. Ibnu Ubaidillah Bilal
*Fatimah, S.Pd.I

Audit dilaksanakan dengan melakukan pemeriksaan langsung di lokasi usaha Fajrin Jaya, meliputi:

1. Proses penyembelihan hewan, mulai dari persiapan, teknik penyembelihan, hingga pasca-penyembelihan.

2. Kesesuaian juru sembelih dengan standar JULEHA, termasuk pemahaman bacaan niat dan tata cara penyembelihan sesuai syariat Islam.

3. Peralatan dan sarana pendukung, memastikan kebersihan, kelayakan, serta tidak tercampurnya dengan unsur yang berpotensi menimbulkan ketidakhalalan.

4. Manajemen penanganan daging, mulai dari pemisahan, penyimpanan, hingga distribusi.

Selama proses audit, tim juga memberikan arahan dan edukasi kepada pihak pengelola terkait pentingnya konsistensi dalam menjaga kehalalan, tidak hanya pada aspek penyembelihan tetapi juga pada seluruh rantai prosesnya.

Secara umum, audit berjalan dengan tertib dan lancar. Tim auditor mencatat beberapa hal sebagai bahan evaluasi dan perbaikan ke depan, sekaligus memberikan rekomendasi yang bersifat pembinaan agar standar kehalalan dapat terus ditingkatkan dan dipertahankan.

Pendamping dari unsur ulama dan MUI turut memberikan nasihat serta penguatan nilai-nilai syariat, sehingga kegiatan audit tidak hanya bersifat pemeriksaan administratif, tetapi juga menjadi sarana dakwah dan edukasi kehalalan.

Kegiatan audit Tim JULEHA di Fajrin Jaya ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam menjaga kehalalan pangan bagi masyarakat. Diharapkan hasil audit dan pembinaan yang diberikan dapat menjadi landasan bagi pelaku usaha untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan kepatuhan terhadap syariat Islam.**


H.Adlan Daie
(Sekum MUI Indramayu)
——-

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!