Puisi :
“Kasih tak terbaca”
Karya : Suwandi
Hujan adalah kasih dari langit.
Menyejukkan menyapa setiap yang hidup.
Namun kenapa menjadi pahit.
Lupa bahwa kasih punya ujung yang lembut.
Kesulitan hadir sebagai guru yang sabar.
Membentuk jiwa agar mengenal hikmah yang lebih dalam.
Namun banyak hati runtuh sebelum belajar.
Menyangka cobaan adalah kutukan yang menyamar seperti malam.
Permasalahan datang sebagai tenaga yang menguatkan.
Menjadikan tegar hadapi hidup yang terus berubah.
Namun sering ia dianggap penderitaan.
Padahal Tuhan sedang menyiapkan sesuatu yang lebih indah.
Kasih kadang hadir dalam rupa yang tak diminta.
Kadang datang laksana badai penuh tanya.
Namun siapa yang sabar dan memaknainya.
Akan menemukan kasih, yang sulit terbaca.**
Indramayu, 12 Desember 2025
Catatan : Suwandi
Tutor PKBM Al Zaytun
——
![]()
