Perlukah Perpanjang Magang Bupati Indramayu, Lucky Hakim ?
Penulis : H. Dudung Badrun, S.H., M.H.
( Advokat )
Ponpes Al Zaytun Indramayu,Jawa Barat Indonesia, patut diapresiasi dan menjadi rujukan pemberdayaan pesantren dan desa berbasis pertanian dan kehutanan.
Produk pertaniannya antara lain:
1.Beras Koshikari.
2.Deles Kopi Masyikoh
3.Minyak kelapa VCO
4.Minyak Habbatussaudah Jinten Hitam
5.Garam Laut Natural
Tapi sayang, kehadiran Bupati Lucky Hakim, Bupati Indramayu pada peletakan batu pertama kampus Politeknik Tanah Air Al Zaytun dengan prodi pertanian,kehutanan,kelautan dan mesin.
Sambutannya seperti tahu tentang Indramayu, tetapi belum memahami tentang hidup dan kehidupan di Indramayu,apalagi dalam kontek Pembangunan Nasional dan Pembangunan Daerah Propinsi Jawa Barat dan Kabupaten Indramayu.
Untuk mengejar ketertinggalan Indramayu dari daerah lain dan mendayagunakan potensi yang sudah terbukti hasil karya yang kreatif,inovatif dan progresif seperti Ponpes Al Zaytun maka diperlukan Bupati Indramayu sebagai pemimpin, bukan penguasa, sebagaimana dideclair oleh Lucky Hakim, Bupati Indramayu di berbagai kesempatan dalam masa kampanye.
Namun untuk mengingatkannya, melalui Magang diperpanjang oleh Kemendagri atau Pemda Jawa Barat dengan dasar,
Pertama,ketika tampil hanya yang menonjol kwalitas entertainment(artis) belum terlihat pemimpin Indramayu yang negarawan dan visioner.
Kedua,Oknum lingkaran dalam birokrat maupun politisi, kwalitasnya hanya berjuang untuk diri dan kelompoknya.Tidak ada ciri-ciri seorang demokrat dan negarawan.**
Indramayu, 30 Oktober 2025
—–
![]()
