Kesabaran Habis! Warga Teluk Aur Beri Deadline PT. KSM Hingga 24 September
ROKAN HULU-JAYA NEWS.COM – Ketegangan antara masyarakat Desa Teluk Aur, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu, dengan PT. (KSM) kembali mencapai puncaknya. Warga desa secara tegas mengultimatum perusahaan agar segera mencabut seluruh pipa land aplikasi yang ditanam di lahan warga, dengan batas akhir paling lambat 24 September 2025.
Situasi ini muncul, setelah permintaan silaturahmi dan musyawarah yang diajukan masyarakat bersama tokoh desa ditolak pihak perusahaan,Senin 22 September 2025 dengan dimediasi oleh Pemerintah Desa setempat. Penolakan tersebut dianggap sebagai bentuk pelecehan terhadap warga, sekaligus memperlihatkan bahwa perusahaan tidak memiliki itikad baik dalam menjalin komunikasi dengan masyarakat yang terdampak langsung oleh aktivitas perusahaan.
“Kalau memang PT. KSM tidak mau bermusyawarah, kami minta semua pipa yang sudah dipasang segera diputus, ditarik kembali, dan galian yang ada ditutup. Jangan biarkan tanah kami dirusak seenaknya. Sudah lima tahun kami berikan lahan kami, namun sepertinya kami tidak pernah dianggap,” tegas salah seorang warga Teluk Aur, Senin (22/09/2025).
Warga menambahkan bahwa keberadaan pipa land aplikasi milik PT. KSM di atas lahan mereka sudah tidak bisa ditoleransi lagi. Menurut mereka, perusahaan hanya hadir ketika membutuhkan lahan, lalu pergi begitu urusannya selesai, tanpa memikirkan dampak dan keberlangsungan hidup masyarakat setempat.
“Batas waktu sudah jelas. Kalau sampai tanggal 24 September tidak juga dicabut, masyarakat siap bertindak langsung. Jangan salahkan warga jika nantinya terjadi hal-hal di luar kendali,” ucap salah seorang tokoh masyarakat dengan nada keras.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT. KSM belum dapat dimintai keterangan atau tanggapan resmi terkait ultimatum tersebut.
Sementara itu, masyarakat Desa Teluk Aur menegaskan akan terus memperjuangkan hak atas tanah mereka dan tidak akan mundur selangkah pun dari sikap yang telah mereka sepakati bersama.***
Jurn/DK
—
![]()
