Mengungkap Makna Leksikon Pada Permainan Layangan, Mahasiswa PBSJ FBS Unnes Tembus Sinta 3
SEMARANG-JAYA NEWS.COM – Bima Haddad Aditya, mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang (UNNES), baru-baru ini mencatatkan prestasi gemilang dengan menembus jurnal Sinta 3. Penelitian tugas akhirnya yang berjudul “Makna Leksikal dan Kultural Kearifan dari Leksikon Permainan Layangan di Kabupaten Demak: Kajian Semantik” berhasil dimuat dalam jurnal Bahasa dan Sastra (JBS) Universitas Negeri Padang.
*Penelitian tentang Permainan Layangan*
Penelitian ini mengkaji makna leksikal dan kultural dari leksikon permainan layangan di Kabupaten Demak. Bima Haddad Aditya menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode teoritis semantik untuk menganalisis data yang diperoleh dari observasi partisipatif dan wawancara mendalam dengan enam penggiat layangan berusia 23-84 tahun di beberapa desa Kabupaten Demak.
*Temuan Penelitian*
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 46 leksikon bermakna leksikal yang terkait dengan cara bermain, kendala, cara mengadu, bagian-bagian layangan, dan jenis-jenis layangan. Dari jumlah tersebut, 19 leksikon memiliki makna kultural yang mencakup:
– *Cara mengetahui perkiraan cuaca*
– *Nilai kelenturan*
– *Gotong royong*
– *Kemandirian*
– *Keseimbangan*
– *Estetika*
– *Konsep sebuah senjata*
– *Identitas sosial ekonomi*
– *Simbol pasangan hidup*
– *Konsep penerapan dalam mengatasi kendala layangan*
– *Proses pembuatan benang secara tradisional*
*Implikasi Penelitian*
Menurut Nur Fateah sebagai dosen pembimbing, penelitian ini berimplikasi pada upaya konservasi keunikan dan kekayaan bahasa Jawa, terutama dalam konteks pendidikan.
” Leksikon dan makna kultural dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar di mata pelajaran bahasa Jawa, sehingga keberlangsungan materi dan pengenalan leksikon dapat terakomodasi,” ujarnya,Jumat (19/09/2025).
*Potensi Pengembangan*
Penelitian ini juga membuka peluang pengembangan lebih lanjut, seperti:
– *Pembuatan buku animasi bergambar* berisi leksikon dan makna layangan
– *Penelitian berbasis video animasi* pengenalan layangan beserta maknanya
– *Pembuatan aplikasi digital dan game* berbasis pendidikan
Dengan demikian, penelitian Bima Haddad Aditya tidak hanya memberikan kontribusi pada bidang linguistik dan pendidikan, tetapi juga membantu melestarikan budaya dan bahasa Jawa untuk generasi mendatang. Akses lengkap artikel penelitian ini dapat diakses pada laman https://ejournal.unp.ac.id/index.php/ibs/article/view/133379.**
Nur Fateah
Dosen BSJ FBS UNNES
—-
![]()
