Gapoktan Desa Dermayu Dan Sindang Gelar Rapat Evaluasi Musim Tanam 2025
INDRAMAYU-JAYANEWS.COM- Dalam upaya meningkatkan produksi dan mendukung program nasional Swasembada pangan,Ketua Gapoktan Manggala Cakra Wiralodra Desa Dermayu dan Gapoktan Dewi Sri Desa Sindang menggelar Rapat Evaluasi Musim Tanam I Januari – Mei 2025 dan Persiapan Tanam II Juni – Oktober 2025 di Saung Meeting Embung Jangkar Desa Sindang, Rabu (14/05/2025).
Di hadiri Kepala Desa Sindang Carnita, Kepala Desa Dermayu Wasjudin, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Desa Sindang Mamat Ruchajat dan Petugas Penyuluh Lapangan ( PPL ) Desa Dermayu Sri Widyaningsih,dan Petugas Eratani Kecamatan Sindang.
Kuwu Desa Sindang Carnita menegaskan, bahwa perlu sinergi dan kekompakan serta kerjasama yang lebih baik untuk semua stakeholder yang terkait dalam persiapan tanam padi di bulan Juni 2025.
” Sehingga program peningkatan produksi pangan bersama ini dapat tercapai dengan optimal,” imbuh Carnita.
Melalui langkah ini, diharapkan mampu meningkatkan produksi padi sebagai program pemerintah yaitu Swasembada Pangan Nasional.
Petugas Penyuluh Lapangan ( PPL ) Desa Dermayu, Sri Widyaningsih berpesan, agar seluruh Gapoktan dan Poktan beserta anggota senantiasa bersinergi, mentaati kesepakatan jadwal tanam, serta memanfaatkan sumber daya yang sudah ada.
“Hal ini sangat penting dalam mendukung upaya peningkatan indeks pertanian serta mendorong peningkatan produksi secara berkelanjutan, sehingga tujuan bersama dalam mewujudkan ketahanan dan pelestarian pangan dapat tercapai,” ujar Sri Widyaningsih.
Program Eratani bertujuan untuk memberdayakan petani dengan memberikan akses teknologi, pendanaan, pelatihan, dan pemasaran.
Eratani juga fokus pada menciptakan dampak positif di masyarakat dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Sustainable Development Goals dalam setiap inisiatifnya. Eratani membantu petani dalam memanfaatkan teknologi pertanian, seperti drone untuk pemetaan lahan, pemakaian pupuk, dan insektisida secara efisien menjalin kolaborasi dengan lembaga keuangan untuk menyediakan akses pembiayaan bagi petani, pelatihan kepada petani tentang praktik pertanian yang baik dan modern serta membantu petani dalam memasarkan produk mereka dengan menyediakan akses ke pasar.
Dan di harapkan bisa menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti perbankan, lembaga keuangan, dan perusahaan BUMN, untuk mencapai tujuan bersama dalam memajukan sektor pertanian serta fokus pada keberlanjutan dalam pertanian, baik dari segi lingkungan, sosial, maupun ekonomi.***
Mahsus/Wari
—-
![]()
