Ratusan Perahu Meriahkan Nadran Bubuh dan Jaring di Desa Pabean Udik Indtamayu

Ratusan Perahu Meriahkan Nadran Bubuh & Jaring di Desa Pabean Udik Indramayu

INDRAMAYU-JAYANEWS.COM – Tradisi Nadran Sedekah Laut Bubuh dan Jaring Desa Pabean Udik, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, berlangsung meriah, Kamis 22 Oktober 2026. Ratusan perahu nelayan beserta keluarga besar tumpah ruah di laut mengikuti prosesi larung.

Menurut warga Pabean Udik, Gupandi, tradisi tahunan ini memang selalu ramai dan dinanti.

“Lumayan ramai Nadran di Desa Pabean Udik, ya lumayan. Setiap tahun acaranya ramai,” kata Gupandi saat ditemui Jayanews.com.

Gupandi menjelaskan, peserta tidak hanya nelayan Pabean Udik, tapi juga dari desa sekitar seperti Brondong, Pasekan, Pagirikan, Karangsong dan Pabean Ilir. Pusat kegiatannya tetap di Pabean Udik dengan dua jenis alat tangkap yang didoakan: Bubuh dan Jaring.

Untuk pembiayaan, Gupandi menegaskan murni swadaya nelayan.

“Untuk biaya anggarannya swadaya atau ada donatur? Swadaya daripada nelayan,” ungkapnya.

Kemeriahan di laut dikawal ketat puluhan personel Polisi Airud Polres Indramayu Polda Jabar demi keamanan prosesi di tengah laut. Para nelayan tampak semangat mengikuti rangkaian acara demi acara yang dilaksanakan panitia Nadran.

Tak hanya larung, panitia juga menggelar pentas seni wayang kulit semalam suntuk sebagai hiburan rakyat. Tampil Ki Dalang Rusmanto (H. Tomo Putra) dengan Wayang “Langen Kusuma Putra” dari Desa Lohbener Kecamatan Lohbener, Indramayu.

Nadran Bubuh dan Jaring ini menjadi wujud syukur nelayan Pabean Udik atas hasil laut sekaligus doa keselamatan saat melaut.

Reporter : Absal
Editor : Nuryaji
—–

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!