KENDAL-JAYANEWS.COM – Pemerintah Desa Peron bersama Tim Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjajaki kerja sama pemasaran produk unggulan Desa Peron dengan pengelola Wisata Kalikesek, Desa Sriwulan, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal.
Studi banding dilaksanakan Sabtu, 5 September 2026. Rombongan 30 orang dipimpin Kepala Desa Peron Erna Hermawati dan didampingi Tim PDB UNNES yang diketuai Prof. Dr. P. Eko Prasetyo, S.E., M.Si. Peserta terdiri dari KUB Sukma, TP3SR Sido Makmur, dan pengurus BUMDes Desa Peron.
Agenda utama adalah penjajakan kerja sama pemasaran dengan BUMDes Desa Sriwulan selaku pengelola Wisata Kalikesek. Rombongan diterima Arik, pengurus BUMDes sekaligus alumni UNNES. Hasilnya, pengelola Kalikesek menyatakan siap menampung produk hasil pendampingan PDB UNNES seperti olahan kopi, gula aren, kolang-kaling, dan produk lokal lainnya.
Potensi pasar sangat besar. Menurut Arik, Kalikesek dikunjungi rata-rata 50 ribu wisatawan per bulan atau lebih dari 12 ribu per minggu. Jumlah ini menjadi peluang bagi produk Desa Peron untuk dikenal lebih luas dan dijual sebagai oleh-oleh.
Selain penjajakan pasar, kegiatan juga memperkuat materi pelatihan PDB UNNES. Dony Hidayat Al-Janan, Ph.D. menguatkan pengelolaan sampah untuk TP3SR. Yanesti Nuravianda Lestari, S.Gz., M.Gizi. mendorong diversifikasi kopi, gula aren, dan kolang-kaling. Sementara Saefurrohman, S.Kom., M.Cs. memberikan penguatan strategi pemasaran.
Prof. Eko Prasetyo menegaskan program pemberdayaan harus berlanjut hingga produk bertemu pasar. “Pelatihan harus diikuti akses pasar nyata agar memberi nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Dengan sinergi Pemdes Peron, KUB Sukma, TP3SR, BUMDes, dan pengelola Kalikesek, produk unggulan Desa Peron diharapkan berkembang menjadi komoditas wisata yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat berbasis potensi lokal.**
Nur Fateah
——–
![]()
