Festival Literasi Indramayu 2025, Ajang Optimalisasi Ekosistem Literasi dan Apresiasi Masyarakat
INDRAMAYU-JAYA NEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip menggelar Festival Literasi Indramayu 2025 pada 21–28 Oktober 2025 di halaman kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Indramayu, Jl. MT Haryono No. 49 Sindang. Kegiatan ini didukung oleh pegiat literasi di Indramayu seperti Bunda Literasi, Penggerak Literasi, Forum Literasi, Forum TBM, Perpustakaan Sekolah, Gramedia, dan lainnya.
Kegiatan ini mengusung semangat “Mengoptimalkan Ekosistem Literasi dan Apresiasi Masyarakat Literat”, dengan menghadirkan beragam kegiatan, antara lain: pameran literasi dari Perpustakaan Perguruan Tinggi, Perpustakaan Sekolah, Perpustakaan Desa, Perpustakaan S16, bazar buku, pameran produk UMKM, bedah buku, gelar wicara, panggung sastra dan seni, serta peluncuran aplikasi Satu Data Perpustakaan sebagai inovasi digitalisasi layanan literasi.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Indramayu, Dr. Ahmad Sudalim Gymnasthiar, M.Pd., menyampaikan bahwa digitalisasi data perpustakaan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan mutu pelayanan publik. “Dukungan digitalisasi dalam satu data pengelolaan perpustakaan akan memberikan pengaruh kuat pada peningkatan layanan perpustakaan dan arsip di Indramayu,” tegasnya.
Sementara itu, Bunda Literasi Indramayu, Hj. Idah Nuryani, S.E., menekankan bahwa peningkatan kesadaran literasi memiliki dampak besar terhadap pembentukan karakter generasi penerus. “Kesadaran literasi akan memberikan pengaruh kuat pada generasi kuat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Drs. Aan Hendrajana Muljadi, M.Si., Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu, menambahkan bahwa membaca harus dilakukan secara utuh agar makna informasi dapat dipahami dengan benar. “Festival Literasi Indramayu menjadi momentum penting untuk menyadarkan generasi bahwa membaca informasi harus lengkap, agar tidak salah memaknai,” jelasnya.
Sementara itu, Ahmad Khoeri, M.Pd., Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Indramayu, menyampaikan apresiasinya terhadap semakin tumbuhnya kegiatan literasi di berbagai lapisan masyarakat. “Kami merasa bahagia atas semakin berkembangnya acara literasi yang mendorong kebiasaan baik berdasarkan hasil bacaan yang tepat,” ujarnya.
Partisipasi aktif juga datang dari Perpustakaan S16, yang menampilkan pameran literasi dan produk UMKM binaan. Tarkidin, pengurus Pusmolis S16, menegaskan bahwa keterlibatan mereka merupakan bentuk dukungan konkret terhadap keberhasilan festival. “Kesertaan pameran Pusmolis S16 dan produk UMKM menjadi bagian dari upaya kami untuk turut menyukseskan Festival Literasi Indramayu agar lebih meriah dan berkesan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap Festival Literasi 2025 dapat menjadi wadah apresiasi, inspirasi, dan kolaborasi dalam membangun masyarakat Indramayu yang cerdas, sejahtera, dan bermartabat melalui penguatan budaya literasi.
(Wari)
—–
![]()
