LPPH RIAU AUDIENSI KE LAM RIAU, MINTA TUNJUK AJAR DAN SIAP BERSINERGI KAWAL PERSOALAN DAERAH

LPPH Riau Audiensi ke LAM Riau, Minta Tunjuk Ajar dan Siap Bersinergi Kawal Persoalan Daerah

PEKANBARU-JayaNews.com – Lembaga Pengawal Penegakan Hukum (LPPH) Riau melakukan audiensi dan silaturahmi ke Lembaga Adat Melayu Riau (LAM Riau) di Balai Adat Melayu Riau, Pekanbaru, Kamis 1 Oktober 2026.

Kedatangan jajaran LPPH Riau disambut hangat oleh para Datuk dan pengurus LAM Riau. Pertemuan berlangsung penuh kekeluargaan membahas berbagai persoalan aktual di Provinsi Riau.

Sekretaris Jenderal LPPH Riau, Mirwansyah, S.H., M.H., mengatakan audiensi ini bukan sekadar kunjungan kelembagaan, melainkan untuk meminta tunjuk ajar dan nasihat dari pemangku adat.

“Kami datang bukan merasa paling tahu. Kami datang untuk bersilaturahmi sekaligus meminta tunjuk ajar kepada para Datuk di LAM Riau. Nasihat para pemangku adat sangat penting agar langkah LPPH Riau tetap berada dalam koridor adat, etika dan hukum,” ujar Mirwansyah.

Mirwansyah menyebut persoalan Riau saat ini cukup kompleks, mulai dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kelangkaan BBM jenis solar, persoalan hukum, hingga persoalan sosial dan pembangunan. Menurutnya, semua persoalan itu tidak bisa diselesaikan oleh satu lembaga saja.

“Riau ini besar dengan persoalannya yang juga kompleks. Karena itu diperlukan sinergi antara tokoh adat, masyarakat, pemerintah, aparat penegak hukum dan seluruh elemen,” katanya.

Pihaknya mengapresiasi sambutan LAM Riau yang saat ini dipimpin Ketua Umum MKA LAMR Datuk Seri H. Raja Marjohan Yusuf dan Ketua Umum DPH LAMR Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil.

“Kami sangat berterima kasih kepada para Datuk yang menyambut dengan luar biasa. Banyak tunjuk ajar dan pandangan yang menjadi bekal bagi LPPH Riau,” ucapnya.

Mirwansyah menegaskan LPPH Riau tidak ingin berhadap-hadapan dengan pemerintah maupun aparat penegak hukum. LPPH ingin membangun kemitraan kritis yang konstruktif.

“Kami ingin menjadi bagian dari solusi. Kalau ada persoalan hukum, kita dorong penyelesaiannya melalui mekanisme hukum. Kalau ada kebijakan yang perlu dikritisi, kita sampaikan secara konstruktif,” tegasnya.

Ia berharap silaturahmi ini menjadi awal komunikasi berkelanjutan antara LPPH Riau, LAM Riau, pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk menjaga Riau yang kuat secara adat, hukum, ekonomi, dan kepentingan masyarakat.**


Editor ST
—-+

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!