MASYARAKAT DISTRIK YILUK GOTONG ROYONG PERBAIKI JEMBATAN TRANS WAMENA – LANNY JAYA, HARAP PEMERINTAH SEGERA TURUN TANGAN

Masyarakat Distrik Yiluk Gotong Royong Perbaiki Jembatan Trans Wamena – Lanny Jaya, Harap Pemerintah Segera Turun Tangan

LANNY JAYA-JayaNews.com – Masyarakat Distrik Yiluk, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan, menunjukkan semangat gotong royong luar biasa dalam upaya perbaikan infrastruktur yang rusak parah.

Kondisi jembatan dan ruas jalan pada jalur vital Trans Wamena – Lanny Jaya yang melintasi Distrik Yiluk dilaporkan mengalami kerusakan parah hingga putus total. Kondisi tersebut sangat menghambat akses transportasi, distribusi bahan pokok, serta layanan kesehatan dan pendidikan bagi warga.

Sebagai wujud tanggung jawab dan kepedulian, masyarakat Distrik Yiluk secara swadaya menginisiasi kegiatan kerja bakti perbaikan darurat yang berlangsung mulai 20 September 2026 hingga 29 September 2026.

Namun, dengan keterbatasan alat berat dan material konstruksi, perbaikan yang dilakukan warga baru bersifat sementara dan belum mampu mengembalikan fungsi jembatan secara permanen dan aman.

Atas kondisi tersebut, masyarakat Distrik Yiluk menyampaikan permohonan resmi kepada:

1. Bupati Kabupaten Lanny Jaya
2. Wakil Bupati Kabupaten Lanny Jaya
3. Gubernur Provinsi Papua Pegunungan
4. Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan
5. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Lanny Jaya & Provinsi Papua Pegunungan

Adapun poin permohonan masyarakat adalah meminta pemerintah untuk segera menurunkan tim teknis untuk survei lokasi pasca-kerja bakti, memberikan bantuan material, alat berat, dan anggaran khusus untuk pembangunan jembatan permanen, serta menjadikan akses Lanny Jaya – Wamena sebagai prioritas utama pembangunan infrastruktur daerah.

“Kami sudah berusaha secara mandiri selama 10 hari ini. Penyebutan periode 20 hingga 29 September ini penting untuk menunjukkan keseriusan kami. Kami berharap ada sinergi antara semangat gotong royong masyarakat dengan dukungan penuh dari pemerintah,” ujar salah satu perwakilan masyarakat Distrik Yiluk, Rabu 30 September 2026.

Masyarakat juga telah menyiapkan dokumentasi before-after, sebagai bentuk transparansi atas upaya swadaya yang telah dilakukan.

Hingga berita ini dirilis, masyarakat berharap adanya tindak lanjut cepat dari Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya dan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan.**


Bawi N Kogoya
——-

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!