Dayat Dengan Tegas: Tidak Ada Jalan Alternatif Untuk Roda Empat! Bagaimana Tanggapan Pengguna Jalan?
INDRAMAYU , JayaNews.Com – Proyek rehabilitasi Jembatan Pendil Keli penghubung Desa Jatimulya – Kecamatan Cikedung, menimbulkan polemik di kalangan pengguna jalan.
Dayat yang mengaku sebagai pengantar barang proyek rehabilitasi jembatan tersebut menegaskan, dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) tidak ada item pembuatan jalan alternatif untuk kendaraan roda empat.
“Tidak ada dalam RAB jalan alternatif untuk kendaraan roda empat, baik kendaraan pribadi atau kendaraan angkutan orang dan barang, terkecuali kendaraan roda dua atau sepeda motor sampai pekerjaan selesai. Terkait rambu-rambu perbaikan jembatan awalnya sudah dipasang sebelum masuk area pekerjaan, namun saat ini telah hilang entah kemana,” tegasnya saat dikonfirmasi di lokasi pekerjaan, Rabu 30 September 2026.
Pengguna Jalan Pertanyakan Keselamatan.
Di tempat terpisah, para pengguna jalan berharap agar dibuat jalan alternatif atau jalan sementara sebelum proyek berjalan. Langkah tersebut sangat penting untuk menjaga keselamatan dan kelancaran arus transportasi.
“Sebagai urat nadi dan napas segar bagi kehidupan kami, jalan ini merupakan jalur utama penghubung antar desa dan antar kecamatan, juga sebagai urat nadi perputaran ekonomi warga, khususnya warga Desa Loyang dan warga Desa Amis,” tutur Toto dengan tidak kalah tegas.
Lebih lanjut Toto mengatakan, kondisi jalan alternatif yang ada saat ini terlalu sempit, tikungan tajam dan curam, memicu rasa cemas dan sangat berbahaya bagi keselamatan.
“Sangat berbahaya bagi keselamatan warga. Kontraktor wajib memasang rambu-rambu demi menjamin keselamatan pengguna jalan, memberikan peringatan dini agar pengendara mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan, dipasang beberapa ratus meter sebelum lokasi proyek, tujuannya untuk memandu pengendara yang akan melintas,” ucapnya dengan nada keras.
Menurut warga, pengguna jalan yang menggunakan motor doyok membawa muatan hasil pertanian bahkan tidak bisa naik dan berpotensi jatuh ke jurang yang dalam. Harus ada yang mendorong dari belakang atau relawan lokal yang mengatur lalu lintas.
Kades Loyang Akan Koordinasi.
Sementara itu, Lurah Loyang Daryanto ketika ditemui di kantornya mengatakan, terkait jalan alternatif yang sempit akan segera dikoordinasikan dengan pihak kontraktor.
“Terkait jalan alternatif yang sempit, akan saya koordinasikan dengan pihak kontraktor, untuk keamanan dan kenyamanan warga yang melintas,” tuturnya kepada media ini.
Hingga berita ini diturunkan, papan informasi proyek dan rambu pengalihan arus belum terlihat terpasang kembali di sekitar Jembatan Pendil Keli.**
(Wari)
——
![]()
