Babadan Berzakat 2026, Salurkan Zakat Pertanian untuk 265 Penerima Manfaat
INDRAMAYU – JAYANEWS.COM – Pemerintah Desa Babadan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu kembali menggelar Babadan Berzakat 2026 melalui penyaluran Zakat Pertanian. Kegiatan dilaksanakan Jumat, 17 Juli 2026 di Balai Desa Babadan.
Penyaluran ini menjadi wujud kepedulian sosial kepada masyarakat yang berhak menerima manfaat zakat dari hasil pertanian warga.
Acara dihadiri unsur Forkopimcam Kecamatan Sindang, Camat Sindang Ahmad Fauzi, S.IP, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, para petani, dan tamu undangan lainnya.
Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin, S.H., M.H. berhalangan hadir, karena ada agenda penting. Kehadiran Pemkab diwakili Mulyadi, S.IP, Staf Kesra.
Kuwu Desa Babadan Sugeng Sari Kuswanto mengatakan, Babadan Berzakat merupakan upaya menumbuhkan kesadaran petani dalam menunaikan zakat pertanian sesuai syariat Islam.
“Hasil panen para petani disalurkan kepada para mustahik secara tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat yang berhak menerima,” ujarnya.
Untuk tahun 2026, sebanyak 265 penerima manfaat menerima zakat berupa beras 5 Kg per orang. Jumlah ini mengalami kenaikan dibanding tahun lalu yang sebanyak 235 penerima.
“Alhamdulillah tahun ini ada kenaikan 30 penerima manfaat. Meskipun ada penurunan dari pemberi zakat karena faktor hama dan gagal panen, program Babadan Berzakat tetap berjalan,” tuturnya.
Ia menambahkan, selain warga Desa Babadan, ada juga warga desa lain yang ikut menerima manfaat.
Mulyadi, S.IP yang mewakili Bupati Indramayu menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini.
“Zakat merupakan kewajiban bagi kaum muslimin untuk memberikan sebagian rezekinya kepada fakir miskin atau mustahik. Mudah-mudahan program zakat untuk masyarakat ini dapat juga dilaksanakan di desa-desa lainnya, karena dengan program berzakat ini tentunya akan banyak manfaatnya untuk kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
Sugeng Sari Kuswanto berharap Babadan Berzakat bisa terus menjadi agenda rutin setiap musim panen dan menjadi inspirasi bagi desa lain dalam mengoptimalkan potensi zakat pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat semangat gotong royong.**
Bakhrudin
——-
![]()
