Duka Mendalam, Adelia Rifani Korban Tewas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Dimakamkan Hari Ini
Bekasi-JAYANEWS.COM – Kepergian Adelia Rifani (26) meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Alumni Teknik Geofisika Universitas Brawijaya itu menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line Cikarang di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.
Lima hari sebelum insiden, Adelia diketahui baru merayakan ulang tahunnya yang ke-26 pada 22 April 2026. Malam sebelum kejadian, ia sempat mengirim foto dari dekat pintu kereta kepada orang tuanya.
Adelia, anak ketiga dari pasangan Haerusli dan Arni Ramlah, dimakamkan di TPU Wanajaya pada Selasa (28/4) pagi.
Ayah korban, Haerusli (63), mengenang komunikasi terakhir dengan putrinya. Sekitar pukul 20.30 WIB, Adelia mengabarkan telah tiba di Stasiun Kranji dan meminta dijemput di Stasiun Cibitung.
“Dia bilang minta dijemput di Stasiun Cibitung. Dia telepon sudah sampai Stasiun Kranji,” ujar Haerusli di rumah duka, Perumahan Bekasi Regensi 1, Wanasari, Cibitung.
Namun, permintaan itu menjadi percakapan terakhir. Haerusli yang menunggu tak kunjung bertemu sang anak. Setelah mendapat kabar kecelakaan, ia sempat mencari ke Stasiun Bekasi Timur, namun tidak menemukan informasi.
Keluarga kemudian mengetahui Adelia telah dibawa ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur dalam kondisi meninggal dunia.
Selama empat bulan terakhir, Adelia bekerja di sebuah perusahaan layanan digital di Jakarta.
Meski bekerja di ibu kota, ia tetap tinggal bersama orang tuanya di Cibitung.
Haerusli menyebut putrinya sangat dekat dengannya. Setiap hari, ia yang mengantar Adelia berangkat kerja.
“Dekatnya ke saya. Tapi kalau mau berangkat kerja tetap izin sama ibunya. Kalau saya yang mengantar,” tuturnya.**
Haris Pranatha, C. PFW., C. MDF., C. JKJ
——
![]()
