Tradisi Ulang Tahun Ala dan Gaya Aspirasi Indonesia Dengan Tausyiah Prof. Dr. H. Eggy Sudjana SH. M.Si
Oleh : Jacob Ereste
Wartawan
Ulang tahun Prof. Eggy Sudjana dan Bunda Jatiningsih serta Yeti dirayakan secara kreatif oleh Emak-emak yang tergabung dalam Aspirasi Indonesia besutan Bunda Wati Salam yang juga menjadi motor penggerak organisasi yang berbasis anggota kaum perempuan di Indonesia yang terbilang aktif dalam berbagai aktivitas hingga aksi dan unjuk rasa bersama kaum pergerakan yang ada di Ibu Kota Jakarta.
Acara ulang tahun ketiga eksponen aktivis pergerakan ini pada 9 Desember 2025 di Sekretariat Aspirasi Indonesia, Jl. Pati No. 26 Menteng, Jakarta Pusat, diracik secara kreatif yang dipadukan dengan acara ceramah langsung dari Ustad Prof. Dr. H Eggy Sudjana Mastal SH., M.Si. Meski secara profesi aktivis yang sudah malang melintang sejak kuliah di Universitas Jayabaya ini, lebih suka disebut sebagai pengacara atau advokat. Kendati profesinya sebagai pengajar di berbagai perguruan tinggi pun dia tekuni sampai sekarang.
Kreativitas Eggy Sudjana pun — sebagai intelektual — pernah menjabat Wakil Dekan III Fakultas Hukum Universitas Ibnu Khaldun, Bogor pada periode 1989 – 1990. Aktivitas inteleleknya ditandai dengan melahirkan sejumlah buku yang sarat dengan pemikiran essensial Islam yang kental.
Kegembiraan dalam merayakan ulang tahun bersama Bunda Jatiningsih dan Yeti, Eggy Sudjana berkenan berbagi tentang pemikiran Islam yang mendasar itu seperti memaknai “happy berthay dan happy deadthay, bila hari kematian bagi setiap orang patut juga disadari serta dipahami sebagai bagian dari kebahagiaan yang perlu disyukuri. Sehingga makna dari hari kelahiran dan hari kematian tidak perlu diratapi, tetapi patut diterima dengan riang gembira, sebagai karunia Allah SWT. Usungan nilai-nilai spiritual ini cukup merasuk dan menggugah hati jamaah yang asyik menyimak hakikat dari memaknai hari kelahiran dan hari kematian yang akan dialami oleh semua orang ini. Begitulah postulat dan aksiomanya, ungkap Eggy Sudjana.
Tentu saja untuk dapat menerima kematian dengan kegembiraan saat merayakan hari kelahiran, hanya mungkin dapat dirasakan lantaran sepanjang hidup sudah dipenuhi oleh perbuatan baik yang dapat memberi garansi dan manfaat banyak bagi orang lain, kata Eggy dengan gaya bicaranya yang santai santai dan sangat komunikatif dihadapan sejumlah anggota Aspirasi Indonesia yang dominan kaum wanita.
Usai acara tausyiah, agenda terusan pun yang erat terkait dengan bagian dari organisasi yang ada di dalam Aspirasi Indonesia, yaitu KSA (Koperasi Sejahtera Aspirasi) tampil juga Achmad Syahroni, untuk mengawali sosialisasi program GPPSA (Gerakan Pemberdayaan Pengelolaan Sumber Daya Alam untuk dapat menghasilkan air baku yang akan dijadikan semacam pilot proyek terkait dengan bidang usaha ekonomi Aspirasi Indonesia, sehingga layak untuk diharap dapat memberi manfaat bagi warga masyarakat dan tentu saja lebih istimewa untuk para anggota Aspirasi Indonesia sendiri agar bisa terus dapat berjuang sepenuh idealis untuk seluruh rakyat Indonesia dalam berbagai aspek kehidupan demi dan untuk masa depan yang lebih baik dan manusiawi. Demikian ungkap Wati Salam secara khusus seusai acara berpesan secara khusus kepada segenap pendukung Aspirasi Indonesia, terutama yang laki-laki, yaitu Rachmadi dan Andi Boxer serta anggota lainnya yang telah berjuang dan banyak berkorban untuk Aspirasi Indonesia. Mulai dari upaya mengkampanyekan hari libur nasional pada setiap tanggal 15 Maret di Indonesia untuk menandai hari anti Islamophobia yang telah disahkan oleh PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa) l, maka pada 15 Maret 2022 melalui kerja keras dan dukungan lebih dari 100 negara yang ada di dunia, hari anti Islamophobia layak diperingati oleh segenap warga bangsa Indonesia.
Untuk memperingati hari Ibu pada 22 Desember 2025, Aspirasi Indonesia akan kembali menggedor langit Jakarta dengan pawai dan aksinya yang unik pada momentum Car Free Day sepanjang Jalan Thamrin Jakarta, pada 20 Desember 2025. Dan untuk semua anggota serta pendukung maupun simpatisan Aspirasi Indonesia akan turun serta memenuhi jalan Thanrin Jakarta dengan atraksi dan pertunjukannya yang pasti akan menarik perhatian publik Ibu Kota yang juga ikut mendambakan untuk disahkannya hari libur nasional pada 15 Maret 2026 oleh pemerintah.”””
Menteng, 9 Desember 2025
——–
![]()
